Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SALATIGA Fair 2018 yang digelar pada 28 November-2 Desember 2018 di Kota Salatiga, Jawa Tengah, diharapkan mampu mencetak dan melahirkan lebih banyak wirausaha dari kalangan generasi milenila.
Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kementerian Koperasi dan UKM Rully Nuryanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (30/11), mengatakan bahwa Salatiga Fair 2018 menjadi sarana yang baik untuk melahirkan wirausaha milenial di samping wadah pengenalan produk baru yang bakal lebih dikenal masyarakat.
"Ke depan event seperti ini, saya harap akan terus berlanjut dan dilaksanakan dengan selalu mengikuti tren yang berkembang sekarang ini," kata dia.
Ia mengajak generasi milenial untuk memanfatkan ajang tersebut dengan mengoptimalkan teknologi informasi sehingga ekonomi kreatif Salatiga dapat lebih berkembang.
Dengan teknologi informasi, menurut Rully, banyak konten yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan industri yang berbasis kerakyatan. Rully juga mendorong anak muda agar mau berwirausaha karena ke depan akan menjadi era wirausaha yang didukung perkembangan ilmu teknologi informasi.
"Banyak start-up yang muncul adalah anak muda, mereka sangat kreatif untuk menciptakan pekerjaan dan penghasilan yang besar dengan kecanggihan yang ada," kata Rully.
Ia mengapresiasi Salatiga Fair 2018 karena kegiatan ini dapat menjadi ajang pemberdayaan dan pengembangan sektor koperasi dan UMKM di Kota Salatiga dan sekitarnya.
"Kita tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, namun juga untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat," ujar Rully.
Baca juga: IDI Edukasi Masyarakat Manfaat MSG
Kepala dinas Koperasi dan UKM Salatiga, Wuri Pujiastuti, mengatakan bahwa pameran nasional Salatiga Fair 2018 digelar untuk memfasilitasi promosi dan pemasaran produk unggulan baik koperasi dan UMKM dari Kota Salatiga.
Selain itu, untuk mengembangkan pemasaran dan omzet penjualan dari sektor ekonomi tersebut.
"Kota Salatiga sebagai kota kondusif bagi perkembangan koperasi dan UMKM. Hal ini didasari ada hubungan yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah sehingga nantinya akan mendorong tumbuhnya sektor ekonomi kecil," kata Wuri.
Ia menambahkan kegiatan ini didukung oleh tujuh kementerian yakni Kemenkop dan UKM, Kemenpora, Kementerian ESDM, Kementerian Hukum dan HAM, Kemendag, Kominfo, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan kelautan.
Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa Salatiga Fair menjadi salah satu kegiatan penting untuk mengembangkan potensi ekonomi di wilayah ini.
"Di dalamnya tampil seluruh potensi Kota Salatiga baik dari sisi industri, perdagangan, investasi, pariwisata sampai ekonomi kreatif," tambahnya.
Event Salatiga Fair 2018 juga diwarnai penjualan sembako murah yakni dengan harga yang dipotong dari Rp60.000 menjadi Rp10.000 khusus untuk masyarakat Kota Salatiga. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved