Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menyatakan topik populer di dunia maya masih didominasi seputar kesehatan termasuk di dalamnya kontroversi "Monosodium Glutamat" (MSG).
"Sebanyak 80% topik populer di internet berkaitan dengan penyakit, masalah kesehatan, pengobatan dan nutrisi," tegas Ketua PBIDI Daeng Mohammad Faqih kepada wartawan di pabrik Ajinomoto, Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (29/11).
Menurut Daeng isu pangan sekarang tidak hanya pada kandungan zat gizi, ketersediaan dan pemenuhan, tapi juga jaminan keamanannya. Terkait hal itu, penggunaan kandungan makanan menjadi perhatian penting bagi produsen, konsumen, pemasar, pengolah, pengecer dan pemerintah.
Adapun soal MSG, lanjutnya, aman untuk dikonsumsi sesuai aturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Namun sejauh ini masih ada saja informasi negatif terhadap penyedap rasa ber-MSG. Hal itu lantaran masih rendahnya pengetahuan dan hoaks atau berita bohong di media sosial. Dampaknya membuat masyarakat menjadi bimbang hingga ketakutan menggunakan produk-produk penyedap rasa.
Untuk itu, masyarakat diminta bijak dalam menyikapi semua informasi kesehatan termasuk yang beredar di internet.
"Bila ada orang yang menyatakan MSG tidak aman, maka bisa ditanyakan dasarnya apa termasuk hasil riset itu dari siapa, lembaganya apa. Apakah yang menyampaikan itu berkompeten atau tidak. Itu bisa dikejar terus," katanya.
Baca juga: ASN Babel Kembali Diingatkan tidak Gunakan Gas Elpiji 3 Kg
Hal senada juga diungkapkan Nurhidayat Pua Upa. Ahli kesehatan dan kedokteran itu mengakui masih banyak informasi yang keliru beredar di masyarakat terkait MSG tanpa disertai data akurat.
Padahal MSG aman dan memberikan manfaat pada tubuh diperkuat dari hasil riset selama bertahun-tahun. Selain itu ada regulasi di BPOM dan Kementerian Kesehatan melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 33 Tahun 2012 tentang Bahan Tambahan Pangan.
Daeng Mohammad Faqih, Nurhidayat Pua Upa dan Dien Kurtanty adalah penulis buku Monosodium Glutamat. Mereka memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, bahwa MSG atau yang dikenal dengan vetsin (micin) merupakan salah satu bahan penguat rasa yang efektif dan aman bagi tubuh.
Sementara ahli gizi Johanes Chandrawinata mengungkapkan beredarnya informasi tentang dampak negatif MSG itu setidaknya sejak 1968-1987. Padahal dari hasil penelitian yang kredibel, katanya, MSG banyak memberikan manfaat di antaranya untuk diet rendah garam. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved