Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Daerah (Sekda) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Yan Megaandi, kembali mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Provinsi Babel, untuk tidak menggunakan gas bersubsidi ukuran 3 kg.
"Gas 3 kg ini bukan jatah ASN, kalau kita ambil sama halnya kita dzolim," tutur Yan, di sela workshop bersama BPH Migas, Kamis (29/11).
Ia menegaskan, penerima subsidi adalah masyarakat yang berhak yang dianggap belum mapan. Sementara ASN dianggap masuk dalam kelas ekonomi menengah ke atas.
"Prinsipnya, kalau memang kita bukan bagian dari mendapat subsidi kenapa harus menerima. Untuk operasional kendaraan sudah dibiayai daerah, itu yang kita lakukan sehingga pembelian BBM nonsubsidi, jangan sampai hak publik terkurangi," tegasnya.
Baca juga: Babel Usul Tambah 9 Titik Sub Penyaluran BBM
Disinggung pengawasan untuk ASN dalam penggunaan gas melon, Sekda menyebutkan memang tidak bisa memantau dari rumah ke rumah masing-masing pegawai.
"Kita tidak bisa mendatangi seluruh rumah ASN, kita percaya ASN akan berbagi rasa dengan publik, kesadaran diri masing-masing lah," ucap Yan. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved