Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang mengguyur wilayah Karangasem, Bali, terutama di sekitar lereng Gunung Agung, menyebabkan 33 kepala keluarga (KK) atau 145 warga Desa Adat Bukit Galah, Dusun Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, terisolasi.
Pasalnya, dua sungai yang mengapit wilayah desa tersebut banjir. Yakni sisi timur yang berbatasan dengan alur sungai Yeh Kori dan sisi barat yang baru diperbaiki oleh BPBD Karangasem kembali amblas hanyut terbawa banjir dari lereng Gunung Agung.
Bendesa (Kepala) Adat Bukit Galah, I Putu Suyasa, mengatakan, hingga Kamis (29/11) malam, warga masih terisolir dan harap-harap cemas karena tidak bisa keluar dari wilayah desanya. Kondisi ini sudah dilaporkan ke Kepala Pelaksanan BPBD Karangasem dan juga ke Camat Selat.
"Sudah dilaporkan ke Kalaksa (Kepala pelaksana) BPBD Karangasem dan Camat Selat," ujar Wayan Suara Arsana, Sekretaris Pasebaya (Pasemetonan Jagabaya, semacam kelompok relawan antisipasi bahaya) Gunung Agung, Kamis.
Kepala pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa belum berhasil dimintai konfirmasi.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali, Komang Kusumaedi, menjadwalkan Jumat (30/11) besok akan meninjau ke lokasi Bukit Galah, Kecamatan Selat, untuk mengetahui perkembangan di lapangan.
"Esok saya akan ke Bukit Galah. Sepertinya perlu dibuatkan jembatan darurat agar warga bisa punya akses untuk logistik," ujar Komang lewat pesan WhatsApp. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved