Longsor Terjang Banyumas, Aktivitas Warga Terganggu

Liliek Dharmawan
28/11/2018 16:50
Longsor Terjang Banyumas, Aktivitas Warga Terganggu
(MI/Adi)

HUJAN deras yang mengguyur wilayah Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) menyebabkan longsor dia dua titik di Kecamatan Kedungbanteng. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi longsor yang terjadi di jalan desa itu membuat terganggunya aktivitas warga. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengeluarkan imbauan untuk warga agar semakin meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi hujan dengan intensitas tinggi.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banyumas Kusworo meminta kepada warga di wilayah-wilayah rawan bencana untuk waspada, apalagi berdasarkan prakiraan dari BMKG dalam beberapa hari mendatang curah hujan bakal tinggi. 

"Hal-hal sederhana yang dapat dilakukan warga di antaranya adalah mengamati kondisi sekitar, misalnya air menjadi keruh, pepohonan yang mirin atau rekahan tanah. Kalau melihat gejala seperti itu harus dapat segera mengantisipasinya dan melaporkan ke desa, kecamatan atau BPBD," kata Kusworo, Rabu (28/11).

Imbauan itu diberikan karena ada peristiwa longsor yang terjadi pada Rabu (28/11) di dua titik yakni di Desa Kalikesur dan Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng. 

 

Baca juga: Operasi Pencarian Ditutup, Seluruh Korban Longsor Purwakarta Ditemukan

 

Meski tidak ada korban jiwa, tetapi masyarakat harus mewaspadai potensi longsor lainnya. Apalagi kalau curah hujan tinggi dalam jangka waktu lama. Satu titik longsor di Desa Kalikesur membuat jalan desa terputus. Jalan longsor sepanjang 25 meter, lebar enam meter dan kedalaman 1,5 meter. 

"Jalan tersebut tidak bisa lagi dilewati kendaraan umum. Kami telah memasang rambu-rambu agar warga tidak melewati jalan setempat," ujar Kusworo.

Sementara Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas Ady Chandra melaporkan kalau longsor lainnya terjadi di Desa Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng. 

"Jalan yang longsor panjangnya mencapai 25 meter, lebar empat meter dan kedalaman longsor satu meter. Ada satu rumah yang terancam longsor. Kami telah mengantisipasi dengan memasang rambu-rambu, karena ancaman longsor masih ada, apalagi kalau hujan deras turun," jelas dia. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya