Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras sejak malam telah menyebabkan Sungai Ciloseh berada di Kampung Bobojong, Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya meluap dan mengakibatkan dua rumah roboh terbawa arus.
Kejadian tersebut terjadi pukul 05.00 WIB, namun beruntung semua penghuni menyelamatkan diri atas bencana yang sudah menimpa mereka.
"Rumah yang kami miliki jebol di bagian kamar. Tapi milik mertua kondisi sekarang ini (rumah) terbawa arus Sungai Ciloseh yang meluap sampai tidak menyisakan peralatan dapur. Namun beruntung tidak ada korban jiwa terutama istri, mertua dan tiga orang putranya selamat setelah mendengar suara gemuruh dari arus sungai," kata korban, Daris Iskandar, 43, di lokasi kejadian, Rabu (28/11).
Daris mengatakan ia terpaksa mengungsi ke saudaranya karena kondisi rumah yang ia tempati berbahaya. Sementara rumah milik mertua hancur meski bangunan tersebut baru saja di bangun dengan anggaran bantuan pemerintah.
"Alhamdulilah, semuanya selamat meskipun sebelum kejadian itu terjadi anak dan istri masih dalam kondisi tidur. Kami langsung menyelamatkan dengan menggendongnya. Istri saya bergegas berlari keluar pintu depan tetapi saat melihat air sungai meluap hingga membawa sebagian pakaian dan kasur serta lainnya," ujarnya.
Baca juga: Truk Trailer Melintang Sebabkan Jalur Brebes-Tegal-Purwokerto Macet
Sementara itu, Ketua RW 09, Aa Suhara Ega mengungkapkan hujan deras semalam telah mengakibatkan arus Sungai Ciloseh meluap dan merobohkan dua rumah milik Daris, 43, dan Udin, 68. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena semuanya telah menyelamatkan diri. Kini dua keluarga tersebut harus tinggal di rumah tetangganya.
"Untuk sekarang ini ada 20 rumah terancam di bantaran Sungai Ciloseh karena kondisi rumah mereka yang dibangunnya di atas kirmir. Tiga orang penghuni selamat dari kejadian setelah mereka berusaha menggendong," tuturnya.
Aa Suharga menyesalkan bahwa meski meluapnya Sungai Ciloseh menjadi ancaman bagi masyarakat lainnya, hal itu jika tidak disikapi oleh pemerintah daerah.
"Pemerintah seharusnya menyediakan lahan relokasi," paparnya.Â
Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya Kota AKB Febry Kurniawan Ma'aruf mengatakan pihaknya prihatin dengan bencana yang telah terjadi. Saat ini, kata dia, semua anggota dari Sabhara dan Lalulintas Polres Tasikmalaya Kota saat ini selalu siaga.
Ia memaparkan, hujan deras yang telah terjadi sejak semalam mengakibatkan banyak ruas jalan telah tergenang air setinggi lutut orang dewasa. Misalnya Jalan Moch Hatta menuju Ciamis, Dadaha, HZ Mustofa, dan ruas jalan lainnya.
"Kami dari Jajaran Polres Tasikmalaya Kota telah menyalurkan dan memberikan bantuan kepada korban dua rumah roboh di Kampung Bobojong, Kecamatan Indihiang berupa beras dan makanan siap saji untuk meringankan beban korban. Anggota juga telah memasang garis polisi karena kondisinya sekarang ini kondisinya masih berbahaya," ungkapnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved