Jembatan Baru Dibangun Roboh, Tiga Kecamatan di Lembata Terisolasi

Alexander P. Taum
27/11/2018 11:00
Jembatan Baru Dibangun Roboh, Tiga Kecamatan di Lembata Terisolasi
(MI/Alexander P. Taum)

MESKI wilayah Lembata baru memasuki musim penghujan, namun banjir yang meluap di Kali Wai Ma, Desa Riang Dua, Kecamatan Nubatukan, Senin (26/11), dan akhirnya merobohkan jembatan tersebut. 

Jembatan darurat yang baru selesai dibangun dan digunakan pada beberapa bulan terakhir ini, ambruk pada Senin (26/11) malam tadi.

Terputusnya jembatan yang dibangun pada bulan Februari 2018, dengan anggaran APBD II, senilai Rp.1,6 miliar, disebabkan banjir yang menggerus Oprit jembatan sepanjang 3 meter. Karena itu, banjir tidak lagi melewati gorong-gorong yang sudah dibangun hingga memutus jembatan tersebut.

Akibatnya arus lalu lintas dari dan menuju tiga Kecamatan Di Pesisir Lembata itu macet total.

Baca juga: Limbah Aki Bekas Rusak Lingkungan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lembata, Paskal Tapobali, kepada Media Indonesia, Selasa (27/11), menjelaskan, ambruknya jembatan yang baru digunakan April 2018 itu karena padatnya material sampah yang menyumbat gorong-gorong.

"Akibat banjir pada hari pertama sudah menggerus oprit. Pada hari kedua, Oprit pada bagian Timur Jembatan itu akhirnya putus sepanjang 3 meter. Memang kemarin itu hujan lebat di Desa Riang Dua dan wilayah gunung. Kalau melihat muka air, pada hari kedua ini tidak seberapa sebab tidak melampaui bagian Mercu jembatan," ujar Pascal Tapobali.

Paskal Tapobali menjelaskan, Bupati Lembata memerintahkan penanganan emergensi dengan melakukan normalisasi kali Wai Ma.
 
"Kita sudah upayakan normalisasi, dengan mengalirkan air kembali ke gorong-gorong krmudian memperbaiki Oprit, dengan membangun Oprit yang kuat. Untuk sementara, arus lalulintas kita alihkan melalui jalur jalan yang lama, walau memutar agak jauh," ujar Tapobali. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya