Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras disertai angin kencang, dan puting beliung memporak poranda sedikitnya 20 rumah di lima kecamatan di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (26/11).
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Seluruh korban saat ini ditampung di rumah tetangga. Lima kecamatan itu ialah Kota Kefamenanu, Bikomi Tengah, Naibenu, Insana, dan Bikomi Selatan.
Baca juga: Banjir Bandang di Bojonegoro Putuskan Akses Dusun Maor dan Krajan
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT Tini Thadeus mengatakan 4 dari 20 rumah tersebut rusak berat, dan 16 rumah lainnya hanya mengalami rusak ringan. Pemerintah daerah setempat telah mengirim bantuan berupa terpal, tikar, dan selimut. Bantuan tersebut sudah dibagikan kepada warga, sedangkan persediaan bahan makanan di setiap rumah masih cukup.
Prakirawan BMKG Stasiun El Tari Maria Seran mengatakan hujan disertai petir berpotensi melanda sejumlah daerah di NTT seperti Waibakul, Kabupaten Sumba Tengah, Sabu Raijua, Ruteng, Waikabubak, Maumere, dan Labuan Bajo.
"Malam hari cuaca di NTT berawan dan hujan ringan, kecuali Maumere hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang," kata Maria Seran.
Di Kota Kupang, hujan deras yang turun pada Senin pagi mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter. Di Jalan Bundaran PU, Keluranan Tuak Daun Merah, genangan air di badan jelan mengakibatkan arus lalu lintas tersendat. Kondisi itu terjadi lantaran pembangunan ruas jalan tidak disertai drainase. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved