Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA empat tahun terakhir, tidak kurang dari Rp178 triliun dana desa dikucurkan pemerintah pusat kepada desa.
Presiden Joko Widodo mengatakan dana tersebut bisa efektif menurunkan angka kemiskinan di desa jika dikelola dengan baik.
Ia mencontohkan, ketika menggunakan dana desa untuk membangun jalan atau irigasi atau jembatan, belanja material seperti bata dan pasir dilakukan di desa. Tukang yang mengerjakan pun dari desa. Dengan demikian, uang berputar di desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
"Ini agar Rp 178 triliun itu berputar di bawah terus, jangan biarkan uang itu kembali lagi ke Jakarta atau kota. Semakin banyak perputaran uang di desa, Insyaallah kesejahteraan di desa akan semakin meningkat. Ini teori ekonominya," ujar calon Presiden nomor urut 01 itu saat memberika pengarahan di acara evaluasi kebijakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa dan sosialisasi penggunaan dana desa 2019 di Palembang Sport and Convention Center, Sumatra Selatan, Minggu (25/11).
Sejauh ini, berkat dana tersebut, sudah terbangun 123.000 km jalan desa, 11.500 unit posyandu, 18.000 PAUD, 6.500 pasar desa, 791.000 meter jembatan, 28.000 unit irigasi, dan 1.900 embung, serta 2.600 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Jokowi juga meminta dana desa yang disalurkan pemerintah mulai untuk dialokasikan ke pembangunan sumber daya manusia. Ia berpesan supaya tak ada lagi gizi buruk di desa. Untuk itu, perlu ada pemberian makanan tambahan bergizi untuk anak-anak mulai telur, ikan, susu, kacang hijau.
"Kalau tidak disiapkan dari sekarang sangat berat, sangat berat bersaing dengan negara lain yang selalu memperbaiki SDM, kita tidak mau kalah bersaing dengan negara-negara lain," imbuhnya.
Selain itu, lanjut Presiden, untuk tahap kedua, dana desa juga perlu dialihkan ke pemberdayaan ekonomi. Namun, perlu dilihat potensi dan peluang di desa. Bila ada lahan yang tak produktif atau potensi wisata, hal itu bisa dikembangkan untuk mendatangkan pendapatan desa.
"Di sini saya lihat banyak sekali desa-desa yang sangat indah yang perlu disentuh sedikit, dengan dana desa, sudah jadi produk yang bisa dipasarkan dengan baik," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Pada acara ini, Jokowi didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Desa dan PDT Eko Putro Sandjojo, dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.
Acara itu turut dihadiri ribuan kepala desa dan perangkat desa lainnya. Dalam acara itu, menggema seruan Jokowi dua periode. "Jokowi! Lanjutkan! Jokowi! Lanjutkan!" sahut para kepala desa yang hadir. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved