Operasi SAR Dihentikan, 3 Korban Longsor Nias Gagal Ditemukan

Yoseph Pencawan
25/11/2018 18:10
Operasi SAR Dihentikan, 3 Korban Longsor Nias Gagal Ditemukan
(MI/Yoseph Pencawan)

TIM SAR Gabungan terpaksa menghentikan operasi pencarian korban longsor di Desa Sukamaju Mohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara, meski belum menemukan seluruh korban.

Menurut Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Nias, Tonggor Gultom, Tim SAR Gabungan terpaksa menghentikan upaya pencarian karena masa tanggap darurat bencana telah berakhir.

"Masa tanggap darurat bencana longsor di Desa Sukamaju Mohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, resmi dihentikan pada Jumat (23/11)," ungkapnya saat dihubungi dari Medan, Minggu (25/11).

Selama masa tanggap darurat, jelas dia, Tim SAR Gabungan yang terdiri atas Basarnas, BPBD, TNI dan Polri, hanya berhasil menemukan 4 dari 7 korban yang diyakini menjadi korban bencana longsor.

Mereka yang berhasil ditemukan antara lain Cristoven Hulu (4), Yusti Ayu Putri Hulu (5), Mardarman Hati Hulu (6), dan Aristina Laia (33). Saat ditemukan, keempatnya sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Namun, selama dua minggu pencarian Tim SAR gagal menemukan tiga lainnya, yakni Setiamas Hulu (33), Rei Jaya Hulu (3), dan Noverman Hulu (2).

Adapun penutupan masa tanggap darurat, lanjut Tonggor, ditandai dengan pelaksanaan ibadah dan doa bersama untuk para korban yang digelar di lokasi musibah, dipimpin oleh perangkat desa dan perwakilan dari Pemkab Nias Selatan.

Pada Sabtu (10/11), sekitar jam 9 pagi terjadi bencana tanah longsor di Dusun Dua, Desa Sukamaju Mohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara, menyusul hujan deras yang turun terus-menerus.

Akibatnya, sebuah rumah tertimbun lumpur dan tanah yang di dalamnya diduga terdapat tujuh korban yang masih satu keluarga. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya