Polda Babel Bentuk Satgas Penyelundup

Rendy Ferdiansyah
25/11/2018 09:52
Polda Babel Bentuk Satgas Penyelundup
(MI/Rendy Ferdiansyah)

UNTUK mengantisipasi penyelundupan pasir timah ke luar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Kepala Kepolisian Babel Brigjen Istioni membentuk Satuan tugas (Satgas) penyelundup.

"Polda Kepulauan Bangka Belitung telah membentuk Satgas Penyeludupan dan akan langsung bekerja mencegah dan mengungkap aksi penyeludupan dari dan keluar Bangka Belitung," kata Kapolda, Minggu (25/11).

Baca juga: Pembangunan Bendungan Sadawarna di Subang Dimulai

Istiono menyebutkan sasaran utama dengan sejumlah target operasi antara lain penyeludupan timah balok, pasir timah dan mineral ikutan lainnya, BBM ilegal, narkoba, barang barang kebutuhan pokok serta lainnya.

"Memang sasaran utamanya penyelundupan timah, tapi kita juga tetapmengatisifasi penyelundupan lainya termaksut bahan-bahan kebutuhan pokok dan BBM ilegal," ujarnya.

Ia mengaku, aksi penyeludupan mungkin terjadi mengingat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki 470 pulau, hanya 50 Pulau yang berpenghuni.

"Ada 55 Pelabuhan yang resmi ditambah ratusan pelabuhan tradisional yang digunakan sandar dan beraktifitas oleh nelayan. Melihat kondisi tersebut tentunya potensi penyeludupan baik dari Bangka Belitung keluar maupun penyeludupan ke dalam Bangka Belitung sangat mungkin terjadi ini tugas Satgas Penyeludupan," tandasnya.

Ditambahkannya, selama 5 tahun terakhir jajaran Polda Kepulauan Bangka Belitung mengungkap sebanyak 17 perkara penyelundupan terdiri pengungkapan kasus oleh Ditpolairud sebanyak 15 kasus dan Ditkrimsus 2 kasus.

Seperti pengungkapan Penyeludupan 24 ton monazite tahun 2014, pengungkapan 16 ton monazite dan tin slag tahun 2016. Pengungkapan 54 ton batu besi, 10 Toni bawang, 12.000 Bungku rokok dan kosmetik ilegal ditahun 2017serta pengungkapan 5 ton balok timah dan 75 kantong besar tin slag.

"Selama ini upaya pengungkapan penyeludupan telah kita lakukan namun dengan adanya satgas tentunya harapannya pengungkapan akan lebih maksimal," tegasnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya