Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi Yogyakarta dalam pers rilisnya yang dikeluarkan Sabtu (24/11) menyatakan, terjadi guguran lava di puncak Gunung Merapi. Hingga saat ini status Gunung Merapi masih pada Level II atau Waspada.
Guguran lava ini mulai terlihat pada Kamis (22/11) yang mengarah ke barat laut dalam area kawah. Dikatakan pada Jumat (23/11), sekitar mulai pukul 19.05 WIB, juga terlihat adanya guguran lava. Disebutkan guguran tersebut terjadi hingga empat kali dengan jarak luncur maksimum 300 meter dari puncak mengarah ke bukaan kawah hulu Sungai Gendol.
Baca juga: Antisipasi Erupsi Merapi, BPBD Klaten Latih Relawan Desa Paseduluran
Sedangkan intensitas guguran itu relatif rendah dengan potensi material yang kecil sehingga tidak membahayakan penduduk. Masyarakat diminta tetap tenang dan menjalankan aktivitasnya seperti biasa.
Masyarakat yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III juga diminta untuk terus mengikuti informasi resmi mengenai pertumbuhan dan guguran lava.
Masyarakat tetap dibolehkan menyaksikan aktivitas guguran dalam jarak aman, yakni paling dekat 3 km dari puncak atau mencari jarak yang lebih jauh lagi. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved