Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berharap akses moda transportasi kereta api Bandung-Cianjur yang terintegrasi ke Sukabumi bisa kembali beroperasi.
Keinginan itu nantinya akan sejalan dengan upaya mendongkrak tingkat kunjungan wisata ke situs megalitikum Gunung Padang di Desa Karyamukti Kecamatan Campaka.
"Informasi yang kami peroleh, PT KAI katanya baru akan membuka akses Cianjur-Cipeuyeum. Tapi ini juga belum terealisasi karena masih dalam tahap penyelesaian," kata Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Munajat, kepada Media Indonesia, Jumat (23/11).
Munajat berharap betul akses layanan kereta api Bandung-Cianjur hingga terintegrasi ke Sukabumi bisa kembali dibuka PT KAI, sehingga ke depan kunjungan wisatawan ke kawasan situs megalitikum Gunung Padang bisa semakin meningkat dengan mudahnya akses transportasi.
"Terwujudnya akses kereta api Bandung-Cianjur-Sukabumi penting bagi kami untuk mendorong jumlah kunjungan wisata," jelasnya.
Baca juga: Banjarmasin Lakukan Gerakan Membawa Botol Minum
Selama ini, kata Munajat, jalur kereta api menuju situs megalitikum Gunung Padang baru bisa diakses dari arah Cianjur menuju ke Stasiun Lampegan atau dari arah Sukabumi menuju Stasiun Lampegan dengan layanan Kereta Api Siliwangi.
Munajat mengaku, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur sudah menyiapkan konsep integrasi mendorong pariwisata.
"Jadi gini, konsep wisata yang nanti kami jual sistemnya paket. Misalnya wisatawan menginap di Bandung karena di sana tersedia banyak hotel. Untuk menikmati wisata alamnya, para wisatawan itu kita dorong ke Cianjur," bebernya.
Para wisatawan tak hanya menikmati wisata alam di kawasan situs megalitikum Gunung Padang saja. Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur sudah mengintegrasikan wisata Gunung Padang dengan Kampung Budaya Pandawangi di Kecamatan Warungkondang serta demplot ayam pelung dan Curug (Air Terjun) Cikondang.
"Jadi para wisatawan itu tak hanya mengunjungi satu titik wisata alam saja. Mereka juga diarahkan mengunjungi destinasi wisata alam lainnya," kata dia.
Situs megalitikum Gunung Padang dan Stasiun Lampegan termasuk salah satu kawasan strategis wisata unggulan di Kabupaten Cianjur maupun di Jawa Barat. Ini juga sejalan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor 1/2017 tentang Rencana Induk Kepariwisataan.
"Pemerintah Provinsi Jabar juga sudah memiliki dokumen perencanaan melalui Perda Nomor 15/2015 tentang Rencana Induk Pariwisata Provinsi Jawa Barat. Dalam perda itu sudah ada kawasan strategis, termasuk Kabupaten Cianjur. Situs Gunung Padang dan Stasiun Lampegan masuk dalam Rencana Induk Pariwisata Provinsi Jawa Barat," tandasnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved