Sejumlah Kawasan di Batam Kembali Dilanda Banjir

Hendri Kremer
22/11/2018 13:35
Sejumlah Kawasan di Batam Kembali Dilanda Banjir
(MI/Hendri Kremer)

AKIBAT diguyur hujan lebat dan angina kencang selama beberapa di Batam, hampir seluruh jalan utama dan beberapa kawasan perumahan di daerah ini mengalami banjir. Namun tidak ada korban dilaporkan dalam kejadian ini.

Pantauan Media Indonesia, Kamis (22/11), hujan lebat yang melanda Kota Batam dalam tiga hari terakhir mengakibatkan banjir parah di jalan utama di daerah ini. Seperti Jalan Gajah Mada, Laksaman Bintan, Duyung, dan kawasan peruamahan Batu Aji dan Sagulung Batam. 

Hujan yang mengguyur mengakibatkan genangan yang hampir mencapai 50 centimeter. Selain menggenangi rumah warga, banjir juga mengakibatkan sejumlah kemacetan karena kendaraan yang mogok di jalan akibat kemasukan air di mesin kendaraannya.

Tidak itu saja, kawasan industri juga mengalami hal yang sama. Hal ini disebabkan karena tidak berfungsinya drainase air yang mengalir ke kawasan industri tersebut. Kawasan industri yang mengalami banjir itu antara lain kawasan Industri Panbil, PT TDK Panbil, Muka Kuning, dan beberapa kawasan industri galangan kapal di kawasan Tanjung Uncang, Batam.

 

Baca juga: Pemkot Batam Nilai Impor Limbah Plastik sangat Berbahaya

 

Anggota DPRD Kota Batam dari Komisi C H. Aman mengatakan banjir sepertinya sudah menjadi langganan daerah ini. Untuk itu, harus ada solusi cepat mengatasi banjir yang terjadi hingga tidak menjadi bencana yang lebih besar. 

Dia meminta kepada Satua Perangkat Daerah untuk selalu memberikan masukan bagaimana mengatasi banjir ketika hujan datang mengguyur Batam. Apalagi Batam merupakan daerah yang diprioritaskan menjadi kawasan wisata.

"Mau tidak mau harus ada solusi tepat, jadi ketika hujan datang sudah ada yang menangani. Semuanya bisa dilakukan yang paling penting adalah koordinasi dari instansi terkait. Tidak berdiri sendiri mengatasi masalah. Permasalahan banjir ini, merupakan masalah bersama dan harus dicarikan jalan keluarnya secara bersama," katanya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya