Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POTENSI longsor dan banjir di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, masih akan terjadi, meski longsor dan banjir bandang telah merusak Kecamatan Karangnunggal, Cipatujah, dan Culamega, pada Selasa (6/11).
Perekayasa Madya pada Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Imam Santosa, mengatakan curah hujan tinggi akan terus terjadi hingga April atau Mei mendatang. “Selain itu, potensi longsor susulan masih ada. Jadi, masyarakat harus tetap waspada,” kata Imam Santosa, kemarin.
Pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi agar pemerintah daerah setempat membuat langkah cepat berupa menyosialisasikan kepada masyarakat, potensi rawan longsor dan banjir di tiga kecamatan, yaitu Culamega, Cipatujah, Karangnunggal, dan Bantarkalong.
Sebaliknya, Pemkab Tasikmalaya sudah menutup masa tanggap darurat selama 14 hari pascabanjir dan longsor di tiga kecamatan tersebut. Masa tanggap darurat selesai pada Selasa (20/11). “Masa tanggap darurat bencana tanah longsor dan banjir bandang di Kabupaten Tasikmalaya tidak diperpanjang kembali dan selama ini para pengungsi secara bertahap telah kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto.
Sementara itu, memasuki musim penghujan, sejumlah daerah baru memulai pembahasan mitigasi kebencanaan. Seperti dilakukan Pemkab dan DPRD Cianjur, Jawa Barat, baru kemarin membahas pengalokasian anggaran kebencanaan. Menyusul tingginya intensitas curah hujan yang akan meningkat dalam beberapa pekan ke depan. Saat ini Pemkab Cianjur sudah menetapkan status siaga bencana longsor dan banjir. “Saat ini sedang dibahas dengan Dewan,” kata Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, Selasa (20/11).
Penetapan status siaga banjir dan longsor di Kabupaten Cianjur diberlakukan mulai 1 November 2018 hingga 31 Mei 2019. Namun, ia tidak tahu berapa anggaran yang dialokasikan untuk bencana.
Sama halnya di Bangka Belitung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat baru memetakan titik banjir di Kota Pangkalpinang dan Muntok, Kabupaten Bangka Barat. Kepala BPBD Provinsi Babel, Mikron Antariksa, mengatakan November-Maret merupakan periode curah hujan tinggi.
“Di Pangkalpinang ada 16 daerah rawan banjir. Kedua di Muntok ada lima titik, Belitung Timur ada dua kecamatan,” kata Mikron.
Angin puting beliung
Masih terkait dengan bencana musim hujan, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah IV Makassar merilis dalam tiga bulan ke depan curah hujan diprakirakan antara 51 milimeter hingga lebih dari 500 meter.
Adapun daerah-daerah dengan curah hujan tinggi dengan intensitas sekitar 500 mm atau lebih ialah Kabupaten Barru, Gowa, Maros, Pangkep, Toraja Utara, Takalar, dan Kota Makassar.
Hingga kemarin, hujan disertai angin kencang melanda sejumlah daerah, antara lain Karawang, Bandung Barat, Sidoarjo, dan Nusa Tenggara Timur. Di Sidoarjo, Jawa Timur, ratusan rumah di Kecamatan Tulangan rusak akibat angin puting beliung pada Senin (19/11) petang. (CS/BB/RF/LN/PO/HS/DG/JL/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved