Perusahaan Bahan Baku Sabun Disegel Polres Karawang

Cikwan Suwandi
20/11/2018 16:00
Perusahaan Bahan Baku Sabun Disegel Polres Karawang
(MI/Cikwan Suwandi)

POLRES Karawang, Jawa Barat kembali menyegel instalasi pengolahan limbah (IPAL) cair PT K2 Industries. Perusahaan yang memproduksi bahan baku pembuatan sabun diduga telah membuang limbah cairnya tanpa dilakukan pengolahan terlebih dahulu.

"Hari ini kita melakukan penyegelan Ipal perusahaan PT K2 Industries. Karena diduga membuang limbah tanpa diolah yang langsung mengalir ke irigasi sekitar," kata Kapolres Karawang AKB Slamet Waloya kepada wartawan di lokasi, Selasa (20/11).

Limbah perusahaan yang berlokasi di Jalan Kosambi-Curug, Desa Duren, Kecamatan Klari tersebut pun bisa berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Bau menyengat itu juga keluar dari limbah cair yang berbuih sehingga bisa mencemari sumber air bagi masyarakat sekitar.

Kepolisian juga telah memeriksa empat orang saksi yang semuanya berasal dari perusahaan PT K2 Industries.

"Empat orang saksi telah kami periksa. Jika memang terbukti adanya unsur pidana, kami akan mengenakan undang-undang tentang lingkungan hidup pasal 104 dengan ancaman kurungan penjara maksimal 3 tahun penjara," katanya.

 

Baca juga: Dua Tersangka Pungli Disdukcapil Karawang Calo dan Honorer

 

Saat ini pihak kepolisian telah meminta pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan untuk mengambil sampel limbah dan uji laboratorium.

"Sebelumnya perusahaan ini memang telah mendapatkan sanksi administrasi karena tidak memiliki IPAL. Tetapi mereka sudah memperbaikinya, saat ini sampel uji laboratorium telah kita ambil. Tinggal menunggu hasilnya 14 hari kerja," kata Kasi Penyelesaian Pengaduan DLHK, Kiki Jatnika.

Sementara itu General Affair PT K2 Industries, Mursid, mengakui terjadi adanya kesalahan koordinasi operator limbah, sehingga limbah cair yang belum dikelola itu menggelontor ke media lingkungan.

"Ini memang ada kesalahan ketika pergantian sift 1 dengan sift 2. Ada kesalahan teknis, sehingga langsung dibuang ke media lingkungan," kata Mursid. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya