Kirab Budaya Cikal Bakal Kerajaan Majapahit

Heri Susetyo
19/11/2018 13:30
Kirab Budaya Cikal Bakal Kerajaan Majapahit
(MI/Heri Susetyo)

RATUSAN warga Desa Kedungbocok Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo mengikuti Kirab Budaya Kerajaan Majapahit, Minggu (18/11) sore. Selain kirab budaya, juga diresmikan Situs Alas Trik yang diyakini sebagai cikal bakal berdirinya Kerajaan Majapahit.

Dalam Kirab Budaya Kerajaan Majapahit ini, sesuai dengan temanya, sebagian besar peserta didandani dengan pakaian ala Kerajaan Majapahit saat itu. Pada iring-iringan kirab budaya ini juga diikutsertakan sejumlah hasil bumi. Hasil bumi seperti umbi-umbian dan buah-buahan tersebut menggambarkan kemakmuran rakyat Kerajaan Majapahit pada masanya.

Kirab budaya ini dilakukan dengan menyusuri jalan utama di Desa Kedungbocok Kecamatan Tarik sepanjang sekitar tiga kilometer. Di akhir kirab di depan Kantor Desa Kedungbocok, hasil bumi yang dibawa kirab langsung menjadi rebutan warga yang hadir. Warga kemudian juga makan bersama sejumlah tumpeng yang sebelumnya juga dibawa keliling desa.

Tak hanya kirab budaya, warga bersama sejumlah aktivis sejarah juga meresmikan Situs Alas Trik. Di Situs Alas Trik ini ditemukan bangunan diduga pagar atau dinding dengan batu bata yang mirip dengan Kerajaan Majapahit.

 

Baca juga: Seni Grafis Cukil Kayu kian Diminati Pemuda di Karawang

 

Dalam Kitab Pararaton disebutkan bahwa Raden Wijaya sebelum mendirikan Majapahit di Trowulan Mojokerto pada abad ke 13, terlebih dulu tinggal di hutan atau Alas Trik. Alas Trik atau saat ini disebut Kecamatan Tarik, dulunya diyakini sebagai cikal bakal Kerajaan Majapahit.

Nama Majapahit sendiri muncul setelah Gajah Mada memakan buah maja yang ternyata rasanya pahit. Maka di Situs Alas Trik ini juga dilakukan penanaman tanaman maja. Tanaman buah maja ini banyak ditemukan di wilayah Trowulan Mojokerto.

"Ke depannya kami berharap Situs Alas Trik ini bisa menjadi lokasi wisata sejarah," kata Kepala Desa Kedungbocok M Ali Ridho.

Ridho meyakini, apapun yang berhubungan dengan Majapahit masih memiliki daya tarik. Apalagi Kerajaan Majapahit di masa keemasan Raja Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajah Mada, wilayah kekuasaan mereka meliputi nusantara serta sejumlah wilayah lain Malaka. Dengan demikian, lahirnya Majapahit juga menggambarkan keberadaan Nusantara saat ini.

Anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia, yang hadir dalam acara tersebut mengaku kagum dengan semangat masyarakat Desa Kedungbocok. Apalagi kirab budaya itu dilakukan dengan serius terbukti dengan iring-iringan peserta berpakaian zaman Kerajaan Majapahit.

"Saya cukup terkejut karena mereka sangat serius dalam kirab budaya ini, dan ini harus diapresiasi," kata Indah.

Indah menambahkan, warga Desa Kedungbocok juga dikenal peduli dengan temuan situs atau benda bersejarah. Terbukti warga rela mengumpulkan benda apapun yang berhubungan dengan sejarah ke balai desa setempat.

Sementara Budayawan, Imam Muhdi, meminta Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan pemerintah pusat untuk tanggap melestarikan temuan-temuan situs bersejarah ini. Menurutnya sangat memprihatinkan apabila tidak ada respon pemerintah dengan adanya temuan situs ini.

"Tentunya harapan warga Desa Kedungbocok agar Situs Alas Trik ini dimasukkan dalam daftar cagar budaya juga bisa didengarkan," kata Imam. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya