Berebut Limbah, Dua Massa Terancam Bentrok

Cikwan Suwandi
19/11/2018 10:20
Berebut Limbah, Dua Massa Terancam Bentrok
(Ilustrasi)

DUA kelompok massa di Karawang, Jawa Barat, terancam bentrok untuk memperebutkan pengelolaan limbah ekonomis perusahaan PT Aichikiki Autoparts Indonesia (AAI).

"Secara hukum kami yang sudah mendapatkan SPK (Surat Perintah Kerja) pengangkutan limbah PT AAI. Tapi, tetap saja ada pihak lain yang ingin mempermasalahkan. Makanya, hari ini kami juga akan melayangkan surat untuk menggelar unjuk rasa pada tanggal 21 sampai 23 November 2018. Karena pada hari yang sama akan ada juga kelompok yang akan menggelar unjuk rasa," kata Direktur Utama Harapan Baru Sejahtera Plastik (HBSP), Ali Mukaddas, Senin (19/11).

Ali mengungkapkan ada sejumlah ormas yang telah melayang surat ke Ke Kepolisian Karawang untuk melakukan aksi pada Rabu (23/11). Dengan tujuan untuk mengganggu SPK yang telah berada di tangannya tersebut. 

Padahal, PT HBSP menurutnya sudah mempunyai kekuatan hukum tetap untuk mengelola dan melakukan pengangkutan limbah PT AAI.

"Tinggal kita lihat saja bagaimana nanti aksi tandingan. Sebenarnya kami ingin situasi kondusif. Tetapi jika ada yang mengerahkan massa, kami juga ikut," ancamnya.

Baca juga: Jelang Musim Hujan, Petani Diminta Bersihkan Saluran Irigasi

Disebutkan Ali, pihaknya telah sudah menjalani proses hukum selama 7 tahun untuk mendapatkan SPK Pengelolaan Limbah PT.AAI ini berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Karawang Nomor : Pdt.G/2011 PN. Krw Tgl 8 Agustus 2012 jo Putusan Pengadilan Tinggi Bandung No: 46/PDT/2013/PT.BDG Tanggal 16 April 2013 jo Putusan Mahkamah Agung No.628/PK/Pdt/2017 Tanggal 27 November 2017 dan Penandatanganan kembali SPK antara PT AAI dan PT HBSP tanggal 17 Oktober 2018.

Diketahui, perselisihan pengelolaan limbah ekonomis PT.AAI memang sudah terjadi lama. PT HBSP akhirnya kembali mendapatkan SPK pengelolaan limbah setelah menempuh proses hukum yang begitu panjang. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya