Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUKSI tambang emas Tujuh Bukit atau Tumpang Pitu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ditingkatkan hingga mencapai 155 ribu ounces (oz) - 170 ribu oz pada 2018.
Target produksi maksimal itu setara dengan 4.800 kg atau 4,8 ton lebih tinggi ketimbang 2017 yang hanya 142.468 oz emas dan 44.598 oz perak.
"Sampai Semester I 2018, produksi emas sudah mencapai 83.713 oz dan perak 48.226 oz," tegas Direktur PT Bumi Suksesindo (BSI) Boyke Abidin kepada wartawan, Minggu (18/11).
Adapun target peremukan bijih, penumpukan dan pengolahan emas tahun ini sebanyak 6,2 juta ton. Target tersebut sejalan dengan ekspansi lapisan oksida sebesar dua kali lipat menjadi 8 juta ton per tahun dan akan rampung pada kuartal pertama 2019.
BSI memproduksi bijih perdana pada Desember 2016 setelah mengantongi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) seluas 4.998 ha di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.
Baca juga: Blora dan Bojonegoro Kerja Sama Bangun Jembatan Penghubung
Areal penambangan itu mencakup lima lingkar desa, yaitu Desa Sumberagung, Desa Pesanggaran, Desa Sumbermulyo, Desa Kandangan dan Desa Sarongan.
Sejauh ini, perusahaan menerapkan model heap leach (pelindihan) menggunakan sistim SAG (Semi Autogenous Grinding) Mill. Teknologi yang diklaim lebih efisien tersebut sekaligus memperhatikan aspek lingkungan.
Selain itu, efisiensi produksi didukung jarak pengangkutan bahan baku emas yang lebih dekat. Konsumsi sianida dan konsumsi listrik juga lebih rendah dari perkiraan.
Sementara tenaga kerja di tambang termasuk seluruh karyawan dan kontraktor di obyek vital nasional (Obvitnas) tersebut sebanyak 1.795 orang terdiri atas 99% warga negara Indonesia dan 1% ekspatriat.
Dari sisi angkatan kerja, tambang tersebut menyerap 60% dari Kabupaten Banyuwangi termasuk sekitar 38% dari Kecamatan Pesanggaran. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved