Dokter Olahraga Minta Jangan Tahan Rasa Haus

Agus Utantoro
18/11/2018 12:00
Dokter Olahraga Minta Jangan Tahan Rasa Haus
(Think Stock)

PARA olahragawan terutama pelari maraton, selain mempersiapkan fisik agar dapat tampil optimal, juga harus memperhatikan konsumsi air putih. 

"Mengkonsumsi air putih ini kerap diremehkan karena terlalu berkonsentrasi saat berolahraga," kata dr. Muhammad Ikhwan Zeinb, Sp.KO, Sabtu (17/11).

Ia kemudian juga mengingatkan para pelari maraton yang akan terjun di ajang Borobudur Marathon 2018, Minggu (18/11) agar menjaga stamina saat berlari, dengan cara mengkonsumsi air putih yang cukup.

Dokter di Rumah Sakit JIH Yogyakarta yang juga dosen di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta itu mengemukakan, jika tidak yang dikhawatirkan adalah akan terjadi dehidrasi akut yang disebabkan oleh banyaknya keringat yang keluar sementara pasokan™ tidak memadai.

Rata-rata manusia mengeluarkan cairan tubuh sebesar 1.500-3.000 CC per hari. Kalau berolahraga, cairan tubuh yang keluar akan lebih banyak lagi, terlebih bila olahraga dilakukan di luar ruangan dengan cuaca yang panas," ujarnya.

Dehidrasi, jelasnya, adalah keadaan di mana terjadi kehilangan cairan tubuh akibat berkeringat maupun beraktivitas pada cuaca yang panas. 

"Dehidrasi terdengar sepele, tapi banyak yang tidak mengetahui akibat fatal dari dehidrasi," jelasnya.

Ia menunjukkan, tanda-tanda yang dialami seseorang ketika mengalami dehidrasi akut antara lain merasa lemas, pusing, kebingungan, mual dan ingin pingsan. Hilangnya cairan tubuh ini, lanjutnya, juga ditandai dengan urine yang berwarna gelap dan frekuensi buang air kecil yang jarang.

Apabila gejala dehidrasi tersebut terus dibiarkan, dr. Ikhwan menambahkan, akan memicu risiko cidera panas yang lebih serius, yaitu  heat stroke. Heat stroke ini, imbuhnya,  dapat menyebabkan komplikasi lanjutan berupa kerusakan  ginjal bahkan kematian.

Karena gejala umum dari cidera panas sangat bervariasi mulai dari lemas, mulut terasa kering, pusing, mual, kejang hingga pingsan maka pelari harus tetap waspada dan menjaga asupan cairan sebaik mungkin. 

"Rasa haus merupakan indikator yang paling buruk, kalau anda sudah haus berarti anda sudah dehidrasi," tambahnya.

Dr. Ikhwan juga mengingatkan, kita sebaiknya memilih air minum yang sudah terjamin kualitasnya, terutama yang sudah mengalami proses sedemikian rupa dan bukan sekadar air matang yang direbus. Ciri-ciri umum air mineral yang layak untuk dikonsumsi adalah terbebas dari rasa, warna serta bau.

"Para konsumen juga harus cerdas dalam memilih air kemasan. Kita harus bisa memastikan bahwa air mineral dalam kemasan telah melalui serangkaian tahapan proses sehingga memenuhi parameter standar kualitas air mineral di Indonesia serta parameter standar internasional, yang berarti air mineral tersebut bisa dipastikan tidak mengandung partikel berbahaya dan terjamin kemurniannya," katanya.

 

Baca juga: Penyelenggara Batasi Jumlah Peserta Borobudur Maraton 2018

 

Head of Business Unit Beverages Nestle Pure Life Tani Sulaeman mengatakan, sebagai air mineral kemasan resmi dari Borobudur Marathon, Nestle Pure Life telah menempatkan 24 water station sepanjang 42 kilometer. 

Tani menyarankan agar para pelari memanfaatkan semaksimal mungkin water station tersebut agar dapat terus berlari hingga garis finish.

"Apabila para pelari sudah merasa lelah dan kehausan, serta mengalami gejala-gejala dehidrasi tersebut, kami sarankan untuk tidak mengambil risiko dan segera memanfaatkan air minum yang telah tersedia di berbagai water station Nestle Pure Life. Kami ingin melihat para pelari dapat sampai ke garis finish dengan kondisi yang bugar walau pasti sangat lelah karena berlari hingga puluhan kilometer," ujar Tani.

Tani melanjutkan, Borobudur Marathon merupakan salah satu ajang marathon bergengsi yang ada di Indonesia. Nestle Pure Life sangat antusias mendukung Borobudur Marathon yang merupakan ajang untuk mendorong masyarakat Indonesia untuk bergerak dan menerapkan gaya hidup sehat dan aktif dengan berolahraga, salah satunya dengan berlari. 

"Apa yang menjadi tujuan dari Borobudur Marathon sebenarnya sama dengan misi yang kami bawa di Nestle Pure Life, yaitu untuk menciptakan generasi masa depan Indonesia yang lebih sehat," ujar Tani. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya