Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Klaten, Jawa Tengah, memasang kamera closed-circuit television (CCTV) untuk memantau ketinggian air Sungai Dengkeng.
Kamera pengawas tersebut dipasang di tiga titik, terutama di bantaran Sungai Dengkeng, Desa Kragilan, Kecamatan Gantiwarno. Selain itu, dipasang di Jembatan Jalin, Desa Paseban, dan Ben-dungan Talang, Desa Talang, Kecamatan Bayat.
Kepala Pelaksana BPBD Klaten Bambang Giyanto mengatakan kamera CCTV terkoneksi dengan komputer di Pusdalops BPBD Klaten sehingga perkembangan ketinggian air sungai bisa terpantau.
"Jadi, pemasangan kamera CCTV ini untuk mengantisipasi banjir Sungai Dengkeng di musim penghujan ini," kata Bambang kepada Media Indonesia, kemarin.
Banjir anak Sungai Bengawan Solo tersebut, lanjut Bambang, perlu diwaspadai karena sungai berhulu di Gunung Merapi itu berpotensi meluap di musim penghujan dan mengancam tujuh kecamatan.
Ketujuh kecamatan yang terancam luapan banjir Sungai Dengkeng ialah Gantiwarno, Wedi, Kalikotes, Bayat, Trucuk, Cawas, dan Karangdowo.
Selain banjir, Klaten juga rawan tanah longsor dan angin puting beliung. Tanah longsor mengancam Desa Ngandong, Kecamatan Gantiwarno; Desa Sekarbolo, Kecamatan Wedi; Desa Krikilan, Kecamatan Bayat; dan Desa Burikan, Kecamatan Cawas.
Sementara itu, bencana hidrologi terjadi di Kabupaten Pidie, Aceh. Laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Kabupaten Pidie, hujan yang mengguyur wilayah itu sejak Jumat (16/11) sore hingga kemarin memicu banjir dan tanah longsor.
Kepala BPBA T Ahmad Dadek mengatakan banjir dan tanah longsor di Pidie mengakibatkan badan jalan di Gampong Blang Bungong putus total. Satu rumah warga tertimbun tanah longsor. Kawasan di Pidie yang dilanda banjir meliputi Kecamatan Tangse, Mutiara Timur, Mutiara, Tiro/Truseb, Mila, Indrajaya, Keumala, dan Titue.
Hingga kini BPBA Pidie masih mendata kerusakan dan mengecek kondisi terkini tanah longsor yang memutuskan jalur transportasi di Pidie.
Di Kabupaten Lebak, Banten, BPBD setempat meminta warga di daerah itu untuk mencegah banjir. Caranya dengan tidak membuang sampah ke aliran sungai, drainase, atau selokan.
"Kita harus waspada banjir sehubungan curah hujan relatif meningkat," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi.
Dia menyebutkan, berdasarkan laporan banjir di 2017, penyebab banjir di permukiman warga Rangkasbitung antara lain tumpukan sampah di sungai, selokan, dan drainase. Tumpukan sampah menyebabkan arus air tidak lancar sehingga meluap ke permukiman warga yang lokasi-nya berdekatan dengan sungai tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved