109 Penderita Katarak Dioperasi Gratis

(Dhk/I-2)
18/11/2018 01:50
109 Penderita Katarak Dioperasi Gratis
(MI/Rendy Ferdiansyah)

DALAM rangka menyambut HUT ke-18, Metro TV menyelenggarakan kegiatan sosial berupa pengobatan katarak. Kali ini, operasi katarak secara cuma-cuma tersebut digelar di Rumah Sakit Angkatan Laut (RS AL) Dr Mintohardjo Jakarta,  Sabtu (17/11).

Direktur Utama Metro TV Suryopratomo mengatakan penyakit katarak menjadi masalah kesehatan yang perlu diperhatikan secara serius. Karena itu, kegiatan corporate social responsibility (CSR) Metro TV itu menyasar warga yang terkena katarak.

Diharapkan, dengan operasi gratis bisa meringankan beban para pen derita katarak. "Di Indonesia yang terkena katarak cukup tinggi. Sekitar 1% dari jumlah penduduk terkena katarak. Karena itu, operasi katarak gratis kami lakukan setiap tahun pada saat ulang tahun Metro TV. Katarak menjadi salah satu perhatian kami," kata Suryopratomo saat seremoni pembukaan kegiatan di gedung RS AL Dr Mintohardjo.

Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan TNI-AL Laksamana Pertama drg Nora Lelyana MH Kes FICD, Kepala RS AL dr Mintohardjo Kolonel Laut Kesehatan Dr Wiweka MARS, dan Sekretaris I Perdami Jaya Dr Rita Polana SpM.

Dalam pengobatan gratis bekerja sama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang Jakarta tersebut, sebanyak 109 warga asal Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mendaftar dan mendapat pelayanan operasi gratis.

Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahapan, yaitu pemindaian mata yang dilaksanakan pada Sabtu (10/11) pekan lalu, bertempat di gedung Metro TV, lalu dilanjutkan dengan tahap operasi di RS AL Dr Minthohardjo.

"Banyak warga yang terkena katarak tidak tahu harus melakukan apa dan kalau dibiarkan, bisa mengakibatkan kebutaan. Ini sebetulnya alasan mengapa Metro TV memberikan perhatian sebagai bentuk meningkatkan kesadaran sosial," imbuh Suryopratomo.

Sekretaris I Perdami Jaya Dr Rita Polana mengapresiasi kegiatan CSR yang digelar Metro TV. Dia mengatakan inisiatif pengobatan gratis seperti itu dibutuhkan untuk mendorong penanggulangan masalah katarak di Tanah Air. "Indonesia menargetkan bebas katarak pada 2020. Kegiatan seperti ini diharapkan membantu penderita katarak bisa sembuh."





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya