Purnawirawan TNI AD Dibacok Tetangganya di Temanggung

Tosiani
15/11/2018 19:55
Purnawirawan TNI AD Dibacok Tetangganya di Temanggung
(Ilustrasi)

DIDUGA mendendam lantaran tak terima ditegur, Rofianus M Oba, warga Lingkungan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, nekad membacok tetangganya sendiri, Mardi, 54, hingga mengalami luka di beberapa bagian tubuh, Kamis (15/11) siang.

Korban diketahui sebagai purnawirawan TNI AD. Mardi,54, terakhir kali bertugas di Koramil Kranggan. Ia menuturkan, peristiwa penganiayaan sendiri berlangsung dengan cukup cepat.

Saat itu, ia tengah memberi makan ayam di dekat kolam yang lokasinya berdekatan dengan Koramil Kranggan. Tanpa diduga, pelaku datang dan langsung menyerangnya secara membabi buta. Mardi sendiri seketika pingsan di lokasi yang sama.

"Tahu-tahu saya bangun mulut saya sudah robek dan mengeluarkan banyak darah. Lalu saya cek lagi, punggung saya juga terdapat luka sayat bekas bacokan," ujarnya.

Ia mengaku tak mengerti mengapa pelaku tiba-tiba menyerangnya menggunakan parang. Ia hanya menduga pelaku menyimpan dendam lantaran beberapa waktu lalu pernah ditegur lantaran yang bersangkutan melakukan tindak kekerasan terhadap seorang perempuan.

"Dulu saat dia memukuli perempuan saya tegur malah marah dan mengajak berkelahi. Saya saat itu tidak hiraukan dan langsung masuk rumah. Mungkin dendam karena itu, apalagi dia pendatang yang indekos tak jauh dari rumah saya sejak setahun lalu. Saya sendiri gak tau profesi dia apa," imbuhnya.

Tak lama usai melakukan penyerangan, pelaku diamankan dan dibawa menuju Mapolsek Kranggan. Tanpa diduga, di lokasi tersebut, pelaku kembali mengamuk dan menyerang beberapa orang yang kebetulan tengah berada di lokasi tersebut. Akibatnya, salah seorang pria anggota ormas Pemuda Pancasila bernama Yadi, 45, mengalami luka bacok di bagian tangan sebelah kanan dan kini telah mendapat perawatan tim medis Puskesmas.

"Awalnya kami sedang melakukan kegiatan. Tiba-tiba dikabari oleh orang Puskesmas bahwa ada pembacokan di Koramil Kranggan. Kami langsung lari ke sana dan dimintai tolong untuk ikut membantu mengamankan pelaku. Saat di Mapolsek itu, dia kembali mengamuk dan menyerang kami menggunakan sebilah parang," katanya.

Guna mengungkap motif atas peristiwa tersebut, jajaran Sat Reskrim Polres Temanggung langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi. Pelaku saat ini telah diamankan pihak kepolisian guna penyidikan lanjut dan menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

"Kami masih pelajari motif dengan memanggil para saksi serta memintai keterangan dari pelaku yang kini telah kami amankan," pungkasn Kasat Reskrim Polres Temanggung, AKP Dwi Hariyadi. (OL-1)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya