Satu Keluarga Korban Pembunuhan di Bekasi Dipulangkan ke Sumut

Yoseph Pencawan
15/11/2018 10:45
Satu Keluarga Korban Pembunuhan di Bekasi Dipulangkan ke Sumut
(MI/Yoseph Pencawan)

EMPAT jenazah sekeluarga korban pembunuhan di Kota Bekasi telah tiba di Sumatra Utara (Sumut) dan dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Samosir.

Keempat jasad didaratkan di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, pada Rabu (14/11) malam dengan dua pesawat secara terpisah. Yakni pesawat Sriwijaya Air SJ016 dan Batik Air ID6892.

Mereka merupakan satu keluarga yang sebelumnya ditemukan tewas di dalam rumah kontrakan di kawasan Jalan Bojong Nangka, Kota Bekasi, Selasa (13/11). Diduga kuat, mereka menjadi korban pembunuhan secara sadis.

Keempatnya adalah Diperum Nainggolan, 38, dan istrinya, Maya Boru Ambarita, 37. Pada kedua jasad korban terdapat luka sayat di leher. Mereka ditemukan terkapar di ruang tamu dan di dekatnya ditemukan sebuah gunting.

Kemudian kedua anaknya, yakni Sarah Boru Nainggolan, 9, dan Arya Nainggolan, 7. Keduanya ditemukan tewas di kamar tidur. Mereka diduga dibekap hingga kehabisan napas, terlihat dari bantal yang menutup wajah kedua anak tersebut.

Empat ambulans sudah menunggu di terminal kargo. Dua ambulans berasal dari pihak keluarga dan dua lagi milik rumah sakit Bhayangkara Polda Sumut.

Sekitar pukul 20.00 WIB dua peti jenazah berwarna coklat dikeluarkan dari pesawat dan langsung disambut petugas yang kemudian memasukkannya ke dalam ambulans.

"Kami ditugaskan menjemput dan membawa jenazah ke Samosir," kata Rafles, salah seorang pengemudi ambulans.

 

Baca juga: Polisi Periksa 12 Saksi Pembunuhan Keluarga di Bekasi

 

Tampak juga sejumlah anggota dari salah satu organisasi kepemudaan ikut membantu mengangkat peti ke dalam ambulans.

Sekitar 30 menit kemudian dua peti berwarna putih dibawa keluar dari dalam kargo dan dimasukkan ke dalam ambulans. Peti dibalut plastik bening.

Namun di lokasi penjemputan jenazah, tidak ada satupun yang mengaku sebagai pihak keluarga. Setelah semua peti dimasukkan, ambulans langsung bergerak menuju kampung halaman jenazah di Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Pihak kepolisian hingga kini masih mengusut kasus dugaan pembunuhan ini. Perkembangan terakhir, kasus ini ditangani langsung Polda Metro Jaya dengan membentuk satu tim khusus. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya