Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka mendukung pengembangan sektor pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) telah menyelesaikan pembangunan Embung Serbaguna Pea Parsinagaan di Ronggor Nihuta, Samosir, Sumatera Utara.
Pembangunan embung tersebut akan berfungsi sebagai tampungan air untuk pemenuhan kebutuhan air baku dan juga pengairan 200 hektare (ha) lahan pertanian di sekitar wilayah yang dikenal dengan kelangkaan airnya itu.
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II Roy Pardede mengatakan selama ini masyarakat kerap kesulitan dalam mendapatkan pasokan air. Lahan pertanian yang ditanami berbagai komoditas seperti jagung, kacang, dan sayuran pun akhirnya tidak mampu memberikan hasil maksimal.
"Sebelumnya, masyarakat harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, namun dengan telah dibangunnya embung ini masyarakat setempat merasakan manfaatnya yang besar. Masyarakat merasa senang dan bersyukur atas manfaat yang banyak," ujar Roy melalui keterangan resmi, Kamis (15/11).
Roy menambahkan selain sebagai bangunan tampungan air, embung Serbagunan Pea Parsinagaan juga dapat dimanfaatkan sebagai objek pariwisata. Nantinya masyarakat juga dapat melakukan budidaya perikanan di sekitar embung ini, dan disamping fungsi lainnya sebagai sumber air irigasi.
Embung Serbagunan Pea Parsinagaan memiliki luas genangan air sebesar 33,09 ha, dengan debet volume tampungan sebanyak 486,10 meter kubik. Pekerjaan pembangunan embung dilengkapi dengan saluran pengelak (intake) dan pembuatan bangunan pelimpah saluran.
Pembangunan embung serbaguna Pea Parsinagaan dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II sejak April 2018 dan telah selesai pada November 2018. Pengerjaan dilimpahkan kepada PT Siman Eranesia Ardesplan dengan biaya bersumber dari APBN 2018 sebesar Rp7,97 miliar. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved