Serapan APBD Sulut 64%

(VL/N-1)
15/11/2018 06:45
Serapan APBD Sulut  64%
(MI/USMAN ISKANDAR)

PENYERAPAN anggaran pendapatan belanja daerah­ (APBD) Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, hingga 12 November 2018, baru mencapai 64% atau Rp2,6 triliun dari total Rp4,9 triliun. Padahal, tahun anggar­an 2018 tinggal sebulan lagi akan berakhir.

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, di Manado kemarin menga­kui penyerapan anggaran APBD tahun ini  ada keter­lambatan. Itu terjadi kare­na terkendala dengan pemenuhan prosedur administrasi.

“Sebetulnya keterlambatan itu soal administrasi saja. Misalnya, tender proyek telah dilakukan, bahkan pekerjaan ada yang sudah selesai ada pula yang sementara berjalan. Jadi, tinggal pembayarannya saja yang belum sebab kita harus mengikuti aturan kelengkapan prosedur adminis­trasinya,” kilah Olly.

Hal itu, katanya, merupakan salah satu indikator sehingga anggaran pemerintah belum tercatat terserap. Setiap perangkat daerah juga harus jeli dalam menyelesaikan pembayaraan dana APBD.

Bila terjadi kesalahan melangkah, sanksinya fatal. “Setiap tahun anggar­an tidak mungkin APBD terserap 100%, pasti ada sisanya. Saya maunya target penyerapan anggaran mencapai 100% setiap tahun, tetapi itu tidak mungkin. Dengan begitu, ada efisiensi anggaran,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw, menyatakan optimis penyerapan anggaran 2018 bisa mencapai 96% sebab pada 2017 mencapai 94% meskipun dari 80 nomenklatur pengguna anggaran, 30 perangkat daerah di antaranya serap­an anggaran di bawah 60%. Itu tentunya akan dive­rifikasi kenapa begitu atau ada kasus extraordinary.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya