Curah Hujan Meningkat hingga Januari 2019

YP/DW/Ant/X-4
14/11/2018 10:55
Curah Hujan Meningkat hingga Januari 2019
EVAKUASI WARGA YANG SAKIT: Personel Basarnas Palembang mengevakuasi warga yang sakit saat banjir merendam kawasan Seduduk Putih dan Bandara Residence, Palembang, Sumatra Selatan, kemarin. Intensitas hujan yang tinggi di Palembang dalam beberapa hari terakh(MI/DWI APRIANI)

KEPALA Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bahaya banjir dan tanah longsor pada musim penghujan.

"Curah hujan akan terus meningkat. Bahaya tanah longsor juga akan meningkat," kata Sutopo di Jakarta, kemarin.

Ia mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi tanah longsor dan memahami daerah-daerah yang menjadi wilayah rawan longsor.

Peta daerah rawan longsor dapat diunduh melalui portal resmi Badan Geologi. Beberapa kiat menghadapi tanah longsor juga dapat diunduh melalui portal resmi BNPB. "Curah hujan akan terus meningkat. Umumnya, puncak musim penghujan berlangsung pada Januari."

Menurut data BNPB, hingga Oktober 2018 telah terjadi 2.076 kejadian bencana yang mengakibatkan 4.165 orang meninggal dan hilang.

Sementara itu, tim gabungan yang dipimpin Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) baru menemukan tiga dari tujuh korban yang tertimbun tanah longsor di Dusun Dua, Desa Sukamajumohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Nias, Tonggor Gultom, mengungkapkan, kemarin, tim hanya menemukan satu korban bernama Dalman Hati Hulu. Bocah berusia tujuh tahun itu ditemukan pada hari keempat pencarian dalam keadaan sudah meninggal. Sebelumnya, tim pencari telah menemukan dua korban meninggal lain, yakni Kristofen Hulu, 4, dan Putri Hulu, 5.

"Kami temukan (Dalman Hati Hulu) 1 kilometer arah turunan longsor," kata Tonggor saat dihubungi dari Medan, kemarin.

Korban ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB. Ketika itu, tim yang melakukan pembersihan material menemukan sesosok jasad. Setelah diidentifikasi, jasad tersebut merupakan satu dari tujuh anggota keluarga yang sebelumnya diduga kuat tertimbun oleh tanah longsor.

Dari Palembang, Sumatra Selatan, dilaporkan, akibat hujan yang berlangsung sejak Senin (12/11) malam hingga kemarin pagi, Kota Palembang dikepung banjir.

Bukan hanya di wilayah sekitar anak Sungai Musi, genangan air menyebar luas di sebagian besar Kota Palembang, termasuk di pusat kota, bahkan di kawasan jalan protokol dan kantor pemerintahan. (YP/DW/Ant/X-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya