Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM gabungan yang dipimpin Badan Nasional Pencarian dan Penyelamatan (Basarnas) baru menemukan tiga dari tujuh korban yang tertimbun tanah longsor di Dusun Dua, Desa Sukamajumohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Nias, Tonggor Gultom, mengungkapkan, hari ini tim hanya menemukan satu korban bernama Dalman Hati Hulu. Bocah berusia tujuh tahun yang ditemukan pada hari keempat pencarian ini sudah dalam keadaan meninggal dunia.
"(Dalman Hati Ulu) Kami temukan satu kilometer arah turunan longsor," katanya saat dimintai konfirmasi dari Medan, Selasa (13/11) malam.
Korban ditemukan sekira pukul 12.00 WIB. Ketika itu, tim yang melakukan pembersihan material menemukan sesosok jasad. Setelah diidentifikasi, jasad tersebut merupakan satu dari tujuh anggota keluarga yang sebelumnya diduga kuat tertimbun longsor.
Setelah dipindahkan ke kantong jenazah, jasad Dalman Hati Ulu kemudian dievakuasi ke rumah kerabatnya. Sebelumnya, tim pencari telah menemukan dua jasad lain, yakni Kristofen Hulu, 4, dan Putri Hulu, 5.
Dengan demikian, masih ada empat anggota keluarga yang belum ditemukan. Mereka ialah Aristina Laia, 33, Setiamas Hulu Ina Putri, 30, Rei jaya Hulu, 3, dan Noverman Hulu, 2.
Tonggor memastikan, tim gabungan yang berasal dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan pihak terkait lain masih terus melakukan pencarian. Mereka tetap melanjutkan pencarian meski sering menghadapi cuaca buruk dan kondisi medan yang sulit.
Pada Sabtu (10/11), sekitar jam 9 pagi terjadi bencana tanah longsor di Dusun Dua, Desa Sukamajumohili, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Sumut, menyusul hujan deras beberapa hari terakhir. Akibatnya, sebuah rumah tertimbun dan di dalamnya terdapat tujuh korban yang masih satu keluarga. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved