Gas 3 Kg Langka di Sejumlah Kawasan di Batam

Hendri Kremer
13/11/2018 14:35
Gas 3 Kg Langka di Sejumlah Kawasan di Batam
(MI/Ramdani)

DINAS Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam menyerahkan masalah kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) dalam beberapa pekan terakhir kepada pemerintah provinsi Kepri untuk ditindaklanjuti ke Pertamina. 

Di sisi lain, pemerintah Kota Batam berharap agar kelangkaan gas elpiji bersubsudi tersebut segera dapat diatasi karena dapat menyebabkan keresahan di masyarakat.

Menurut Kepala Disperindag Kota Batam, Zarefriadi, salah satu upaya yang dilakukan adalah mendata kecamatan mana saja yang sering terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg tersebut. Sejauh ini, kawasan-kawasan yang sering mengalami kelangkaan di antaranya Bengkong, Batam Kota, Batuaji, Tiban, hingga Sagulung.

"Datanya sudah ada. Nanti kami akan teruskan kepada Pertamina, masalah ini sebenarnya tidak terjadi jika dipantau secara berkala. Ini juga memberikan pembelajaran bahwa menyambut akhir tahun biasanya gas langka di Batam," katanya, Selasa (13/11).

Ia meminta penambahan pasokan dari Pertamina, terutama di daerah yang sering mengalami kesulitan menemukan gas 3 kg. Ia meminta penambahan dilakukan di daerah yang mengalami kelangkaan, dan berharap agar masalah kelangkaan gas tidak akan terjadi lagi ke depannya.

 

Baca juga: Pertamina Ingatkan Rumah Makan dan ASN Dilarang Gunakan Gas 3 Kg

 

Selain itu, Disperindag Kota Batam juga terus berkoordinasi dengan Pemprov Kepri yang bertugas mengawasi peredaran gas di Kepri. Namun karena kejadian tersebut terjadi di Batam, tentu menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Batam. 

"Mudah-mudahan penambahan ini tak ada terjadi kelangkaan lagi," imbuhnya.

Sementara itu, kelangkaan gas sudah berlangsung selama dua minggu terakhir. Warga kesulitan menemukan gas 3 kg di beberapa wilayah seperti Bengkong, Batuaji, Sagulung, hingga Batam Kota. 

Tidak saja itu, akibat kelangkaan ini harga gas di penjual eceran juga naik di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 18.000 per tabung. Di tingkat pengecer dijual Rp 20.000 hingga Rp 25 ribu per tabung.

Pantauan Media Indonesia, di kawasan Tiban Center, untuk pasokan kebutuhan gas 3 kg cukup dan tersedia. Selalu langka, dan harga eceran satu tabung gas isi 3 kg dijual Rp20 ribu - Rp30 ribu.

Kondisi berbeda dialami warga yang tinggal di Batuaji dan sekitarnya. Sebagian warga masih kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg. warga di sekitar kawasan permukiman tersebut sanvat sulit mendapatkan gas. 

Hingga saat ini pihak Pertamina, belum dapat memberikan konfirmasi terkait kelangkaan gas 3 Kg. (OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya