3 Orang Tewas dalam Bencana Longsor di Nagekeo

Astri Novaria
12/11/2018 19:02
3 Orang Tewas dalam Bencana Longsor di Nagekeo
()

BENCANA longsor terus mengancam masyarakat seiring meningkatnya curah hujan. Mulai tahun 2015 hingga 2017, bencana longsor adalah bencana yang paling banyak menimbulkan korban jiwa. Jutaan masyarakat terpapar dari bahaya longsor dengan kemampuan mitigasi yang sangat minim.

"Itulah yang terjadi, saat hujan deras terjadi longsor dan akhirnya menimbulkan korban jiwa," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, lewat keterangan tertulis yang diterima Media Indonesia, Senin (12/11).

Bencana longsor kembali terjadi di Selalejo Timur Kecamatan Maponggo Kabupaten Nagekeo Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Senin (12/11) pukul 07.00 WITA. Hujan deras yang berlangsung sejak Minggu malam hingga Senin pagi telah menyebabkan longsor menimbun 5 unit rumah. Tiga orang meninggal dunia akibat tertimbun longsor yaitu Paulus Loi (70),  Paulina Makmuku (45) dan Damanus Labo (25). Sebanyak 5 KK atau 22 jiwa terdampak longsor. "BPBD Kabupaten Nagekeo dan aparat setelah telah mengevakuasi korban. Bantuan disalurkan untuk korban terdampak," tandasnya.

Baca juga: Warga Diminta Waspada Banjir dan Longsor dalam Dua Pekan ke Depan

Sementara itu pencarian korban longsor di Desa Sukamayu Mohili Kecamatan Gomo Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara yang terjadi pada 10 November 2018 pukul 08.45 WIB masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Dari 7 orang yang tertimbun longsor, satu orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sedangkan enam orang diduga masih tertimbun longsor.

"Tim SAR gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, SKPD, relawan dan masyarakat masih melakukan pencarian," imbuhnya.

Pihaknya mengatakna kendala yang dihadapi di lapangan adalah jalan yang berlumpur, berbatuan dan bergelombang menyulitkan akses ke lokasi kejadian. Selain itu, kata Sutopo, areal longsoran juga luas dan tebal. Oleh karena itu, butuh alat berat untuk membantu mencari korban.

"Masyarakat dan Pemda diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi longsor. Hujan akan terus meningkat. Bahaya longsor juga akan meningkat," pungkasnya. (RO/OL-6)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya