Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGIT Makassar terasa teduh pagi tadi. Jenazah Anthonius Gunawan Agung yang sempat dimakamkan di Permakaman Umum Pannara, Makassar, Sulawesi Selatan, dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang Makassar. Sekitar 1.000 siswa Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar ikut mengantarkan pria kelahiran Abepura, Jayapura, Papua, tersebut ke peristirahatan terakhirnya.
Tepat sehari setelah peringatan Hari Pahlawan, pihak Kementerian Perhubungan mengantarkan jenazah Anthonius ke TMP Panaikang. “Ribuan orang diajak mengantarkan jenazah agar tahu tugas di air traffic controller (ATC) bukan tugas ringan dan gampang, tapi punya tanggung jawab terhadap keselamatan banyak orang. Filosofi keselamatan merupakan hal utama,” terang Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat memberikan sambutan dalam pemakaman itu.
Ayah Anthonius, Johanes Thola, menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian Perhubungan yang bersedia memberikan penghormatan kepada putranya. Begitu juga, ia mengapresiasi Kementerian Sosial yang memberikan tempat kepada anaknya untuk dimakamkan di TMP Panaikang.
“Ia meninggalkan kita, menyerahkan hidupnya untuk memberikan keselamatan bagi orang banyak. Itu menjadi pilihan hidupnya untuk memberikan kehidupan bagi yang lain. Semoga ia diberikan tempat yang layak di sisi-Nya,” seru Johanes dengan suara terbata-bata menahan haru.
Budi Karya Sumadi yang memimpin upacara prosesi pemakaman menjelaskan, pemindahan makam dilakukan setelah Anthonius mendapat penghargaan tertinggi Adikarya Dirgantara Pralabda. Pemindahan makam tersebut dilakukan setelah mendapat izin dari Presiden Joko Widodo melalui surat Menteri Sekretaris Negara Nomor B.882/M.Sesneg/Setmilpres/GT.00/10/2018 tentang pemakaman Anthonius Gunawan Agung di taman makam pahlawan.
“Memang saya yang minta izin ke Presiden dan orangtuanya pun merestui pemindahan itu. Saya tidak berpretensi untuk menjadikannya pahlawan nasional. Apabila kriteria cukup, ya silakan. Saya hanya ingin mengambil esensi bahwa pengorbanan yang luar biasa menyelamatkan ratusan nyawa manusia. Karena saat gempa terjadi, terlambat semenit saja, Batik Air ID 6231 tidak tinggal landas dari Bandara Sis Al Jufri Palu, terjadilah sesuatu yang tidak diinginkan,” urai Budi Karya.
Inspirasi
Bahkan, setelah penghormatan terakhir pemakaman, hujan langsung mengguyur dengan deras. “Ini mewakili duka kami. Semoga ia diterima di sisi Tuhan dengan tenang,” kata Anastasia Endang Setyawati, ibu dari Anthonius, sambil menyeka air matanya.
Bahkan, menurut Budi Karya, kisah Anthonius bukan hanya menginspirasi Nusantara, melainkan juga dunia internasional turut berbelasungkawa. Karenanya, kisahnya harus menjadi pelecut bagi sektor penerbangan nasional, untuk terus berkembang dan menempatkan keselamatan sebagai fondasi utama.
“Seluruh stakeholders penerbangan nasional semestinya menjadikan kisah Anthonius sebagai sumber semangat baru dalam menjaga keselamatan penerbangan di ruang udara Indonesia,” lanjut Budi Karya. Ia juga berkali-kali menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga besar Anthonius Gunawan Agung. “Kami sadar penghargaan dalam bentuk apa pun tidak akan mampu mengganti sosok beliau di keluarga,” tuturnya.
Direktur Utama AirNav Indonesia, Novie Riyanto, mengapresiasi penghargaan yang diberikan pemerintah kepada Anthonius. “Terima kasih kepada semua pihak, Bapak Presiden, Bapak Menhub, dan Mensos yang memberikan penghormatan kepada Anthonius dan keluarga,” jelasnya.
Menurutnya, dalam enam tahun perjalanan AirNav Indonesia, Anthonius merupakan keluarga pertama AirNav yang diberi penghargaan untuk dimakamkan di taman makam pahlawan bersama dengan para pahlawan negara ini yang telah mendedikasikan hidup bagi bangsa dan negara.
“Kami juga berterima kasih pada semua pihak yang telah menyampaikan simpati, tidak hanya datang dari mitra di dalam negeri, tapi juga mancanegara. Yang pasti, Anthonius telah menginspirasi negeri ini,” pungkas Novie. (S4-25)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved