Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR dan longsor yang melanda Provinsi Riau terus meluas. Saat ini sebanyak lima kabupaten, yaitu Pelalawan, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, dan Kuantan Singingi telah menetapkan status siaga darurat banjir dan longsor.
Empat kabupaten kecuali Pelalawan telah menaikkan status bencana menjadi tanggap darurat banjir dan longsor agar fokus dalam penanggulangan bencana alam itu. Banjir terparah terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu.
“Kami siap meluncur mengirimkan bantuan ke Indragiri Hulu. Posko dan tenda pengungsian juga telah didirikan di lokasi banjir,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger di Pekanbaru, kemarin.
Edwar menjelaskan, dari data sementara yang diterima BPBD Riau, banjir di Indragiri Hulu telah merendam sebanyak 59 desa di 8 kecamatan. Total rumah terendam banjir sebanyak 1.437 rumah dengan 1.496 kepala keluarga.
Korban banjir tercatat sebanyak 3.275 jiwa masing-masing Kecamatan Rengat sebanyak 1.234 jiwa, Rakit Kulim sebanyak 1.322 jiwa, dan Batang Peranap sebanyak 719 jiwa. “Selain itu, banjir juga merendam sawah seluas 65 hektare, 175 hektare kebun, dan 35 hektare Palawija,” jelas Edwar.
Selain itu, sebanyak 2.949 rumah dan 1.513 hektare sawah terendam banjir di Kabupaten Kuantan Singingi. “Banjir akibat hujan yang mengguyur sejumlah daerah di Riau dan meluapnya sungai-sungai besar,” jelas Edwar. Warga yang tinggal di sekitar sungai diimbau untuk waspada. Pasalnya, curah hujan di Riau diprediksi akan terus tinggi hingga beberapa hari ke depan.
Hujan deras yang melanda Sumatra menyebabkan banjir dan longsor di wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Lampung beberapa hari belakangan ini mengakibatkan korban jiwa. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo
Nugroho mengatakan longsor di Kota Pariaman, Sumbar, kemarin, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan 2 orang luka-luka. Di Pasaman Barat, banjir dan longsor yang melanda Desa Parik pada Rabu (7/11) menyebabkan 1 orang meninggal dunia dan 100 keluarga mengungsi.
“Meningkatnya curah hujan menyebabkan peningkatan bencana hidrometeorologi. Meski belum semua wilayah Indonesia memasuki musim hujan, Sumatra dan Jawa bagian barat telah terjadi peningkatan hujan selama satu minggu terakhir,” kata Sutopo
Potensi Jawa Barat
Dalam menghadapi musim penghujan ini, Pemprov Jawa Barat juga mengimbau warganya untuk waspada. Berbagai bencana akibat cuaca ini diprediksi akan terjadi di provinsi yang paling padat penduduknya tersebut.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Emil) mengakui 60% bencana hidrologis di Tanah Air diprediksi akan terjadi di Jawa Barat. “Ada enggak ada manusia, akan terjadi menurut geografis di Jawa Barat. Itu sudah takdir,” kata Emil di Bandung, kemarin.
Oleh karena itu, dia mengimbau warga untuk lebih waspada dan mempersiapkan diri jika suatu waktu bencana terjadi. Sebagai contoh, kawasan perkotaan akan dilanda banjir semata kaki (Cileuncang) setiap musim hujan tiba. Kondisi lebih parah akan dialami warga di perdesaan yang menurut Emil rawan banjir bandang. Karena itu, pihaknya akan mengedukasi masyarakat agar lebih hati-hati dalam menghadapi fenomena alam ini. (Dhk/BY/JS/AD/N-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved