Jenazah Korban Lion Air Diserahkan ke Keluarga

(RF/N-3)
07/11/2018 01:30
Jenazah Korban Lion Air Diserahkan ke Keluarga
( MI/Rendy Ferdiansyah)

ISAK Tangis mengiringi prosesi serah terima tujuh jenazah korban Lion Air di Posko Krisis Center Lion Air di Bandara Depati Amir (DA) Pangkalpinang, Bangka Belitung, Selasa (6/11).

Ketujuh jenazah tersebut berhasil diidentifikasi tim DVI Mabes Polri pada Senin (5/11). Mereka ialah Karmin, Mito, Dede Angraini, Risti Amelia, Hendra, Vera Yunita, dan Eryanto.

Area Manager Lion Air Wilayah Subagsel, Haris Pramono, dalam sambutannya mengatakan, Lion Air turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya untuk seluruh keluarga korban.

Pihak Lion Air menurutnya mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur muspida dan tim SAR yang telah membantu dalam roses pencarian korban Lion Air. “Kami minta maaf jika dalam memberikan pelayanan ada kekurangan dan ini akan menjadi evaluasi agar dapat berbuat yang terbaik bagi keluarga korban,” ujarnya.

Pihak Jasa Raharja Provinsi Kepulauan Babel memastikan sudah membayar asuransi kepada ketujuh ahli waris tersebut. Pelaksana Tugas (Plt) Jasa Raharja Provinsi Babel M Nurul Subekti mengatakan berdasarkan data yang terverifikasi ada 56 korban berdomisili di Babel.
“Tapi baru tujuh yang teridentifikasi dari 56 korban itu, ketujuhnya sudah kita bayarkan asuransinya ke ahli waris masing-masing,” kata Nurul.

Besaran asuransi yang diterima sebesar Rp50 juta/korban. Pihaknya pastikan membayar asuransi para korban Lion Air jika sudah ada keterangan resmi dari tim DVI bahwa korban sudah teridentifikasi.

Sementara itu, dipastikan enam caleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung yang merupakan korban jatuhnya pesawat Lion Air LQP tidak bisa diganti.

Ketua KPU Provinsi Babel Davitri mengatakan, sesuai dengan aturan di PKPU No 20 Tahun 2018 diubah dengan PKPU No 31 Tahun 2018, caleg yang meninggal dunia tidak bisa digantikan lagi oleh partai politik. Kecuali, lanjutnya, untuk caleg perempuan. Pasalnya, jika tidak diganti akan memengaruhi 30% suara keter­wakilan perempuan.

“Kalau untuk laki-laki meninggal sudah tidak bisa ganti, tapi kalau perempuan bisa, sebab jika tidak diganti akan memengaruhi 30% suara keter­wakilan perempuan,” kata Davitri.

Davitri menyebutkan ke­enam anggota DPRD Babel Korban Lion Air yang kembali mencalonkan ialah Muchtar Rasyid (PKS), Ahmad Mugni (Golkar), HK Djunaidi (Demokrat), Eling Sutikno (PPP), Dolar (PKB), dan Murdiman (PAN). “Untuk HK Dju­naidi, Dolar dan Eling Sutikni merupakan caleg dari Dapil Bangka,” ujarnya.

Hingga saat ini, keenam anggota DPRD Babel yang menjadi korban Lion Air LQP belum ada yang teridentifikasi. Hanya, untuk Babel dari 56 korban sudah teridentifikasi tujuh korban. Pesawat Lion Air LQP yang jatuh di perairan Tanjung Karang menyebabkan 188 korban, hingga saat ini baru 27 korban yang berhasil diidentifikasi. (RF/N-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya