Banjir dan Tanah Longsor Ancam Daerah

Rudi kurniawansyah
06/11/2018 23:15
Banjir dan Tanah Longsor Ancam Daerah
(ANTARA FOTO/Nurul Ramadhan)

TINGGINYA curah hujan di sejumlah wilayah di Riau menyebabkan luapan air. Sebanyak 2.949 rumah dan 1.513 hektare sawah terendam banjir di Kabupaten Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu.

Kapolres Kuantan Singingi AKB Muhammad Mustofa mengatakan banjir akibat meluapnya Sungai Kuantan. Banjir tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kami membantu warga untuk mengungsi ke lokasi yang aman. Banjir belum terlalu mengganggu aktivitas warga karena belum ada sekolah yang diliburkan,” jelas Kapolres, Selasa (6/11).

Melimpahnya air akibat hujan deras membuat pintu pelimpahan atau spillway gate waduk PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar, terpaksa dibuka selama sepekan terakhir. Saat ini elevasi waduk melebihi ambang batas aman 82,50 mdpl dan harus dilepas ke Sungai Kampar.

Banjir juga terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Puluhan kepala keluarga di Kecamatan Leles dan Agrabinta terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Cisokan.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur Sugeng Supriyatno mengatakan banjir di Leles merendam tujuh rumah, lumbung padi, dan peternakan ayam, serta satu titik jembatan beton dan satu titik jembatan gantung rusak. Banjir juga menyebabkan tanah longsor. Material tanah menimbun halaman SMKN 1 Leles.

Hujan deras disertai angin kencang juga terjadi di Kabupaten Klungkung, Bali. Akibatnya banyak pohon tumbang dan menutupi jalan raya.

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Klungkung langsung bergerak mengerahkan 12 personel untuk menyingkirkan pohon tumbang.

Di Jawa Tengah, hujan ­ekstrem yang melanda Cilacap mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Tanah longsor terjadi di kompleks Bandara Tunggul Wulung, tapi tak berdampak pada landas pacu

Selain itu, banjir melanda Desa Brebeg, Kecamatan Kawunganten, yang mengakibatkan ratusan keluarga terisolasi akibat jalan tergenang.

Kepala Kelompok Teknisi BMKG Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan, berdasarkan pengukuran curah hujan yang dilakukan BMKG, intensitas hujan di sejumlah titik di Cilacap masuk kategori ekstrem sebab selama satu hari curah hujan melebihi 100 milimeter.
Dari Sumatra Selatan, para petugas mulai memperbaiki lampu-lampu atletik dan membersihkan 131 pohon yang tumbang saat angin kencang melanda Jakabaring Sport City Palembang pada Sabtu (27/10) lalu.  

Ancaman tanah longsor
Selain hujan, potensi tanah longsor juga terjadi di sejumlah daerah. Seperti di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Bupati Joko Sutopo terus menyosialisasikan kebencanaan pada masyarakat.

Hal itu dilakukan karena  berdasarkan pemetaan, potensi ancaman banjir dan tanah longsor seperti tahun sebelumnya terdapat di 212 desa/kelurahan yang tersebar di 25 kecamatan.

“Untuk mengantisipasi bencana puting beliung perlu dipersiapkan rumah ­penginapan bagi korban yang terdampak,” ujar Kepala BPBD Wonogiri Bambang Haryanto.

Tanah longsor juga mengancam empat desa di Kabupaten Klaten dan Sukabumi. (WJ/JS/RF/DG/DW/LD/RS/RF/BB/N-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya