AKR Corporindo Komitmen Dukung Program BBM Satu Harga

Ghani Nurcahyadi
01/11/2018 17:05
AKR Corporindo Komitmen Dukung Program BBM Satu Harga
(Ist)

INSTRUKSI Presiden Joko Widodo untuk merealisasikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga didukung penuh oleh PT AKR Corporindo (AKR). Perusahaan yang bergerak di bidang penyedia jasa distribusi BBM dan bahan kimia dasar itu pun secara aktif mengembangkan jaringannya di daerah untuk mewujudkan komitmen tersebut.

Terbaru, AKR bersama Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (SPBKB) AKR Sepangah, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Kamis (1/11), sebagai Lembaga Penyalur BBM Satu Harga.

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Dirjen Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto, Sekretaris BPH Migas Mohammad Hidayat, Wakil Bupati Landak Herculanus Heriadi, Presiden Direktur AKR Haryanto Adikoesoemo, dan perwakilan dari Pemkab Landak, beserta pejabat lainnnya.

Beroperasinya SPBKB Sepangah ini merupakan pengoperasian Lembaga Penyalur BBM Satu Harga yang ke-5 bagi AKR. Sebelumnya, AKR telah mendirikan dan mengoperasikan 4 outlet SPBKB Lembaga Penyalur BBM Satu Harga di Provinsi Kalimantan Barat yaitu Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Sanggau, dan Kabupaten Ketapang serta 1 outlet di Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung.

Saat ini, AKR juga sedang menyelesaikan perizinan untuk 4 Lembaga Penyalur BBM Satu Harga di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) untuk 2018 di wilayah Lampung dan Kalbar.

Dirjen Migas Djoko Siswanto menjelaskan, SPBKB Sepangah merupakan bagian dari Program BBM Satu Harga yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Program ini ditujukan agar BBM dapat dinikmati oleh masyarakat di seluruh Indonesia terutama di daerah 3T.

Dalam rangka menindaklanjuti program tersebut, Kementerian ESDM telah menetapkan Peraturan Menteri yang
menegaskan bahwa badan usaha penerima penugasan pendistribusian BBM jenis tertentu maupun BBM penugasan untuk segera mendirikan lembaga penyalur di lokasi yang belum tersentuh.

"SPBKB Sepangah dibangun dengan kapasitas 24 KL, terdiri atas 12 KL Biosolar dan 12 KL AKRA 92. Semoga dengan adanya SPBKB Sepangah ini, masyarakat Kecamatan Air Besar dapat memperoleh BBM dengan harga yang sama sesuai dengan ketetapan
pemerintah," katanya.

Sekretaris BPH Migas Mohammad Hidayat mengungkapkan sebelumnya untuk memperoleh BBM masyarakat Kecamatan Air Besar harus menempuh jarak 53 km.

"Tahun 2018 ini, Pemerintah menargetkan untuk membangun 73 penyalur, yang terdiri dari 67 agen Pertamina dan 6 agen AKR," ujarnya.

Presdir AKR Haryanto Adikoesoemo menegaskan, pihaknya sebagai perusahaan swasta nasional berkomitmen terus mendukung program Pemerintah BBM Satu Harga dalam rangka mewujudkan energi berkeadilan bagi seluruh bangsa.

"Dengan berdiri dan beroperasionalnya outlet SPBKB AKR Sepangah ini diharapkan masyarakat sekitar dapat menikmati BBM dengan harga yang sama sebagaimana ditetapkan oleh Pemerintah, dan sama seperti harga BBM di pulau-pulau lainnya di seluruh NKRI," tuturnya.

Wakil Bupati Landak Herculanus Heriadi menambahkan masyarakat Kabupaten Landak sangat mengapresiasi hadirnya AKR dalam mewujudkan program BBM satu harga. Kelangkaan BBM merupakan salah satu masalah yang dihadapi masyarakat Desa Sepangah.

"Semoga dengan hadirnya AKR di Kabupaten Landak dapat membantu mengatasi masalah ini," harapnya.

Sejak penugasan Jenis BBM Tertentu (JBT) pertama kali oleh BPH Migas pada 2010, hingga saat ini AKR sudah memiliki 135 outlet SPBKB dan SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan), yang tersebar di 73 kabupaten/kota dan 12 provinsi, yaitu di Sumatra Utara, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

Di dalam mendirikan lembaga penyalur, AKR sejak awalnya tidak hanya membangun outlet SPBKB dan SPBN di wilayah yang ramai, namun juga di daerah-daerah yang jauh dan sulit. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya