400 Peserta Ikut Jelajah Kapal Kepahlawanan dan Bakti Sosial 2018

Lina Herlina
29/10/2018 22:10
400 Peserta Ikut Jelajah Kapal Kepahlawanan dan Bakti Sosial 2018
(MI/Lina Herlina )

JELAJAH Kapal Kepahlawanan dan Bakti Sosial Jelajah Kapal Kepahlawanan 2018 diikuti 400 peserta, yang terdiri dari berbagai unsur generasi muda milenial seperti pelajar, mahasiswa, pramuka, santri, panti sosial dan pilar sosial seperti tagana, dan lain-lain.

Ketua Umum Panitia Pusat Hari Pahlawan 2018, Agustanz Sjahroezah, Senin (29/10), mengungkapkan, Jelajah Kapal Kepahlawanan dan Bakti Sosial Jelajah Kapal Kepahlawanan 2018 bertujuan meningkatkan pemahaman dan kebanggan generasi muda, bahwa Indonesia adalah megara maritim, dan pernah mengalami masa kejayaan, sehingga diharapkan mereka menjadi terpacu untuk turut memelihara laut dan menjaga harkat dan martabat bangsa dan negara.

Jelajah Kapal Kepahlawanan dan Bakti Sosial Jelajah Kapal Kepahlawanan 2018 ini mengambil rute Makassar-Pangkep-Makassar dan berlangsung selama tiga hari 29-31 Oktober 2018, dengan menggunakan KRI Makassar-590.

"Harapan kita, setelah kegiatan ini, semua peserta dapat memahami semangat dan nilai-nilai kepahlawanan untuk kemudian dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari," kata Agustanz.

Ada sejumlah kegiatan yang akan digelar di atas kapal seperti, ice braking, materi kepahlawanan diskusi dan gim. Yang setelah tiba di Pulau Maccini Baji, Kabupaten Pangkep dilanjutkan dengan bakti sosial.

"Nanti ada pengobatan gratis untuk 300 orang, renovasi 4 unit MCK di Kampung Nelayan, pemberian lerlengkapan sekolah 50 laket, pemberian nuku cerita 100 paket, pemberian peralatan olahraga, kursi roda, kruk tongkat netra, tongkat duduk, alat bantu dengar dan kaca mata gratis, bantuan keserasian sosial dengan pembangunan jalan tani desa, pembangunan tugu, penguatan kearifan lokal, mobil tangki, 500 paket sembako dan perbaikan sarling " urai Agustanz.

Sementara itu, Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita, menjelaskan, jika Kapal Kepahlawanan merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan tahun 2018.

Kegiatan ini sangat strategis dalam rangka penanaman dan pewarisan nilai kepahlawanan antar generasi untuk menjaga existensi bangsa di tengah persaingan global

"Kita harus menjadi bangsa yang mampu bersaing dan bersanding secara bermartabat dengan bangsa lain. Mampu unggul dengan tetap mempertahankan jati diri bangsa. Oleh karena itu sangat penting kiranya kita memperkuat persatuan dan nasionalisme serta perkuat penanaman nilai kepahlawanan, dalam membangun bangsa di segala bidang," jelas Agus.

Jelajah kapal kepahlawanan ini lanjut Agus, untuk melatih kebersamaan, persaudaraan, kesetiakawanan sosial para generasi muda dari berbagai tempat, berbagai unsur pemuda yang bertemu dalam kegiatan bersama di kapal KRI Makassar-590 yang menjadi kebanggaan kita semua. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya