Pentas Genjek Kolosal Pemantik Kebangkitan Karangasem

Arnoldus Dhae
28/10/2018 22:15
Pentas Genjek Kolosal Pemantik Kebangkitan Karangasem
(ANTARA FOTO/Wira Suryantala)

MEMPERINGATI momentum Sumpah Pemuda 28 Oktober 2018, Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar pentas Genjek Kolosal diikuti oleh 18.012 peserta di Taman Ujung Karangasem, Minggu (28/10).

Peserta Genjek Kolosal ini melibatkan berbagai kalangan dari pelajar SLTP dan SMU, Desa Adat se-Kabupaten Karangasem, serta masyarakat umum. Pentas Genjek Kolosal ini merupakan yang kedua kalinya, setelah sebelumnya pernah digelar pada 2016.

Di sela-sela kegiatan ini, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menyatakan, pergelaran ini memecahkan rekor sebelumnya yang digelar pada 2016. Pementasan genjek kolosal yang kedua ini diharapkan mampu memupuk kecintaan terhadap kesenian kebanggaan Karangasem.

"Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, karena diharapkan mampu memberikan semangat nasionalisme, kebinekaan, dan keberagaman di Indonesia, khususnya di Kabupaten Karangasem. Selain itu, memupuk semangat kebersamaan, gotong royong menuju Karangasem yang cerdas, bersih, dan bermartabat," ujar Mas Sumatri.

Sementara itu, Ketua DPW Partai NasDem Bali, Ida Bagus Oka Gunastawa, salah satu tokoh masyarakat Karangasem, menyatakan, pementasan genjek kolosal ini dapat menjadi pemantik untuk membangkitkan semangat warga Karangasem memperkuat spirit kebangsaan di satu sisi dan pada sisi lain menjadi momen untuk memperkenalkan Karangasem secara luas.

Lebih lanjut dijelaskan Oka Gunastawa, sebagaimana terlihat dalam pementasan dimana masyarakat sangat antusias mengikuti genjek kolosal maupun untuk sekadar hadir menonton pentas, memberikan rasa kebangkitan Karangasem yang tercermin dari semangat kebersamaan.


"Ada banyak manfaat didapat dari pementasan genjek kolosal ini. Sebagaimana spirit yang terkandung dalam genjek kolosal ini kita berharap masyarakat dapat meningkatkan gotong rotong dan kerja sama untuk membantu Karangasem keluar dari jerat kemiskinan", ujarnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya