Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
APARAT Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, mengamankan satu orang pria diduga sebagai joki di Aula Kantor RRI, Jalan Riburane, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/10).
Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, joki tersebut bernama Martinus bin Jhonson, 31, beralamat di Jalan Pasar Baru Sunter, Jakarta Pusat.
"Dia ketahuan sebagai joki sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu, panitia penerimaan pada bagian verifikasi KTP dan Kartu Ujian menemukan perbedaan pada wajah di KTP dan Kartu Ujian sehingga dilaporkan pada polisi," jelas Dicky.
Dari pemeriksaan awal, Martinus diketahui menggantikan peserta seleksi CPNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, atas nama Musriadi, berasl dari Palakka, Kabupaten Bone, Sulsel.
Saat ini, yang bersangkutan telah diamankan oleh tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sulsel untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Sementara itu, dari laman Twitter @BKNgoid, dituliskan, 'Tertangkap 2 joki di tilok RRI Makassar. Setelah diinterogasi, langsung digelandang oleh pihak kepolisian yg memang siaga di tilok'.
Saat dimintai konfirmasi, Kepala Badan Kepegawaian Nasiinal (BKN) Regional IV Makassar, Sayadi membenarkan jika yang tertangkap dua orang. Semua memilih formasi penjaga tahanan.
"Yang satu ditangkap semalam di tempat yang sama di RRI dan juga mengikuti seleksi CPNS Kemenkumham, pada sesi 5 tes, hampir jam 12 malam tadi. Satu lagi ditangkap jam 10 tadi," ungkap Sayadi.
Yang tertangkap semalam menggantikan peserta atas nama Agi Jalal Nizar, beralamat di Jalam Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulsel.
"Foto di KTP beda dengan kartu ujian, tapi nama sama, dan ngotot punya nama itu. Jadi kita serahka polisi," pungkas Sayadi. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved