Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ARENA lapangan tenis Bukit Asam di Kompleks Olahraga Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatra Selatan, teridentifikasi mengalami kerusakan paling parah akibat angin kencang yang menghantam kawasan Jakabaring, Sabtu (27/10) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Sumsel, Basyaruddin Akhmad, di Palembang, Minggu (28/10), seusai pantauan langsung bersama Gubernur Sumsel, mengatakan, dari total 20 arena olahraga terdapat 16 yang mengalami kerusakan, dan yang paling parah yakni venue tenis.
Venue tenis mengalami kerusakan di struktur atasnya, yakni atap terlepas akibat ditiup angin kencang.
Oleh karena itu, untuk memperbaikinya maka harus dibuat struktur baru atap, yang diprediksi bakal menghabiskan dana sebesar Rp4 miliar.
"Kerusakan ini baru prediksi karena nantinya akan dihitung lagi oleh ahli struktur berdasarkan aturan Kementerian PU (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat)," kata dia.
Selain venue tenis, kerusakan parah juga dialami di venue akuatik karena kerusakan terjadi pada atapnya yang terbuat dari membran. Membran ini didatangkan langsung dari Prancis.
Menurutnya, struktur atapnya tidak berubah, namun yang membuatnya mahal yakni atap yang terbuat dari membran asal Prancis itu terlepas. Ia memprediksi perbaikan ini bakal menghabiskan dana Rp3,6 miliar hingga Rp4 miliar.
"Kemudian itu disusul venue atletik yangmana dua tower lampunya roboh dan beberapa atapnya terlepas," ujar dia.
Terkait kerusakan ini, Pemerintah Provinsi Sumsel akan menentukan langkah apakah perbaikan ini bakal ditanggung atau nantinya ada sistem pembiayaan lainnya.
Menurutnya, perbaikan ini bisa saja menggunakan sistem CSR seperti 70% ditanggung CSR dan 30% ditanggung pemda. Bahkan, bisa dalam
sistem lainnya.
"Kami akan berupaya untuk meminimalisir menggunakan APBD karena prosesnya akan panjang," kata dia.
Kerusakan kompleks olahraga Jakabaring Sport City, Palembang, akibat angin kencang pada Sabtu (27/10), ditaksir Pemprov Sumsel menembus Rp20 miliar.
Sejumlah venue di Kompleks Olahraga Jakabaring Sport City, Palembang, mengalami kerusakan parah akibat dihamtam hujan disertai angin kencang, Sabtu siang, sekitar pukul 14.00 WIB, sekitar 30 menit.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis kejadian ini disebabkan oleh terbentuknya awan cumulonimbus atau awan hitam pekat karena pengaruh karakteristik permukaan topografi wilayah Jakabaring yang relatif rata dan sebagian besar merupakan lahan
gambut.
Berikut kerusakan yang terjadi di JSC Palembang berdasarkan pendataan PT JSC:
1. Venue Aquatic atap yang terbuat dari membran terlepas
2. Venue Bowling bagian belakang dan plafonnya yang rusak.
3. Venue panjat tebing bagian atapnya juga terangkat.
4. Warehouse di samping rusunawa juga rusak akibat dihantam angin kencang.
5. Ruang Dining Hall mengalami kebocoran di bagian belakang.
6. Wisma Atlet atap dibagian belakang terangkat.
7. Dua publik toilet tertimpa pohon roboh sehingga mengalami kerusakan dan kaca pecah.
8. Venue Atletik kerusakan terjadi pada atap tribun yang melayang serta 2 tower lampu yang roboh.
9. Gor Ranau Dempo atapnya juga terbawa oleh angin.
10. Venue Dayung hampir seluruh atapnya terlepas tetapi strukturnya tetap ada.
11. Ponton di Venue ski air roboh.
12. Voli pantai beberapa angkurnya retak.
13. Venue tenis atap terlepas begitu juga struktur atap pun ikut terangkat akibat angin kencang.
14. Kerusakan terjadi pada shining JSC. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved