Perubahan Status Jembatan Suramadu Bisa Tarik Investasi

Rudy Polycarpus
27/10/2018 20:30
Perubahan Status Jembatan Suramadu Bisa Tarik Investasi
(ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

KEPUTUSAN pemerintah mengratiskan Jembatan Surabaya-Madura (Madura) diyakini bakal mempercepat upaya menarik investasi ke arah Madura dari Surabaya.

Menurut Presiden Joko Widodo, Madura memiliki potensi ekonomi di sektor properti dan turisme. Namun, potensi itu selama ini terhambat, salah satunya karena faktor tarif tol Suramadu yang membuat biaya logistik tinggi.

"Saya berikan contoh saja tebu. Pernah ada investasi untuk penanaman tebu di Madura, sudah dimulai, tapi karena masalah biaya logistik, trasportasi, batal. Tidak jadi karena gara-gara ini," di Jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (27/10).

Sejak tol Suramadu beroperasi pada tahun 2009 hingga kini, geliat investasi kedatangan investasi ke Madura tak kunjung terwujud. Padahal, di sekitar tapak kaki Suramadu di wilayah Surabaya dan Bangkalan, sudah tersedia ratusan hektar lahan yang dibebaskan dan ditawarkan ke investor.

"Saya tahu gubernur dan bupati sudah bekerja keras untuk Madura, tapi dampaknya belum signifikan," tandasnya.

Jembatan Suramadu sepanjang 5,4 km menelan anggaran pembangunan Rp4,5 triliun. Jembatan diresmikan Juni 2009. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya