Presiden Jokowi Gratiskan Jembatan Suramadu

Rudy Polycarpus
27/10/2018 19:12
Presiden Jokowi Gratiskan Jembatan Suramadu
(ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

JEMBATAN Tol Surabaya-Madura atau Suramadu diubah status pengelolaannya menjadi jembatan bebas hambatan tidak berbayar. Melalui perubahan itu, pengguna yang melewati Jembatan Suramadu tidak akan dikenai tarif alias gratis.

Presiden Joko Widodo berharap, pembebasan jembatan Suramadu dari pungutan tol diyakini bakal mempercepat pertumbuhan ekonomi di Madura.

"Kita harapkan dengan menjadi jembatan nontol biasa, pertumbuhan ekonomi Madura akan semakin baik, investasi semakin banyak, properti, turisme akan semakin berkembang di kabupaten-kabupaten Surabaya," ujarnya saat mengumumkan kebijakan tersebut di tengah jembatan Suramadu, Sabtu (27/10).

Presiden menambahkan, keputusannya ini telah melalui proses panjang. Pada 2015, jelasnya, berdasarkan saran dari para tokoh masyarakat Madura, pemerintah akhirnya menggratiskan tarif motor. Kemudian pada 2016, pemerintah telah mengambil kebijakan pengurangan tarif kendaraan 50%.

Jokowi mengatakan, dari perhitungan yang dilakukan, keberadaan Tol Suramadu itu belum memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kepada Madura. Di kota garam itu, angka kemiskinan masih berada pada angka 16-23%.

"Ini adalah keputusan sebagai bentuk dari rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, utamanya bagi rakyat Madura," tandas mantan Wali Kota Solo itu.

Pembangunan jembatan dicanangkan Presiden Megawati Soekarnoputri pada 2003. Pembangunannya menelan anggaran sebesar Rp4,5 triliun, kemudian pada Juni 2009 Jembatan Suramadu diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya