Ribuan Pemilih Pemula belum Rekam KTP

Palce Amalo palce
25/10/2018 06:30
Ribuan Pemilih Pemula belum Rekam KTP
( ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

KOMISI Pemilihan Umum Nusa Tenggara Timur menyatakan sebanyak 4.081 pemilih baru dalam Pemilu 2019. "Ribuan pemilih baru ini dibagi dalam tiga kategori, yaitu sudah punya KTP, tidak punya data kependudukan, dan sudah rekam tapi belum ada KTP," kata Komisioner KPU NTT, Yosafat Koli, di Kupang, kemarin.

Dia mengatakan ribuan pemilih tersebut akan diverifikasi untuk dimasukkan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) tahap-2 Pemilu 2019, sedangkan DPTHP tahap-1 Pemilu 2019 di NTT berjumlah 3.278.491 orang. Yosafat memastikan pemilih baru akan bertambah karena posko layanan pemilih masih buka sampai 28 Oktober mendatang.

Sementara itu, di Provinsi Bangka Belitung, KPU setempat memastikan 25.942 pemilih pemula masuk daftar pemilih tetap Pemilu 2019. "Kalau memang sudah melakukan perekaman KTP elektronik, kita pastikan puluhan ribu pemilih pemula ini masuk DPT sehingga dapat memberikan hak suaranya," kata Ketua KPU Babel, Davitri.

Hingga April mendatang ada 25.924 pemilih pemula berusia 17 tahun.

Selain pemilih pemula, kelompok disabilitas juga menjadi perhatian. Mantan anggota KPU Daerah Istimewa Yogyakarta, Farid Bambang Siswantoro, mengatakan para penyandang disabilitas diharapkan tidak golput.

"Golput berarti memberikan kesempatan bagi caleg buruk untuk mendapatkan kursi di legislatif," kata Farid di depan peserta Lokakarya Tematik Partisipasi Politik Difabel dalam Pemilu 2019 di Balai Pedukuhan Plembutan Barat, Plembutan, Playen, Gunungkidul, kemarin.

Masih terkait dengan persiapan Pemilu 2019, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, dibantu anggota Polisi Lalu lintas dan Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya mencopot alat peraga kampanye yang dipasang di angkutan umum.

Menurut Komisioner Bawaslu Kota Tasikmalaya, Rino Sundawaputra, pencopotan alat peraga ini karena melanggar aturan KPU.

Dari Sumatra Barat, Wakil Gubernur Nasrul Abit dalam rakor lintas sektoral meminta Bawaslu tegas bertindak apabila ditemukan adanya pelanggaran selama Pemilu 2019. Warga dimita tidak menerima uang terkait dengan pemilu dan tidak menyebarkan berita hoaks.

Sementara itu, di Kota Pasuruan, Jawa Timur, sebanyak 3.292 kotak suara berbahan dasar kertas karton dupleks untuk Pemilu 2019 sudah diterima KPU setempat, kemarin. Sebelum digunakan, KPU Kota Pasuruan menyimpannya di gudang sekaligus disortir terlebih dahulu.

Hasil PSU

Hasil pemungutan suara ulang Pilkada Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT diserahkan ke Mahkamah Konstitusi. "Hasil apa pun Pilkada Timor Tengah Selatan diserahkan ke MK untuk diputuskan pemenangnya," ujar anggota KPU NTT, Yosafat Koli.

Yosafat menyebutkan hasil PSU final karena KPU Timor Tengah Selatan sudah mengakomodasi seluruh hak penggugat maupun tergugat yaitu melakukan perhitungan ulang suara di 921 tempat pemunggutan suara. Hasilnya tetap pihak tergugat sebagai pemenang, yakni pasangan calon bupati Epy Tahun-Army Konay dengan 3.470 suara, sedangkan pasangan penggugat Obet Naitboho-Alexander Kase mengumpulkan 2.998 suara. (AB/AD/YH/AU/RF/N-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya