Pemkot Surabaya Punya Strategi Hadapi Hoaks

(FL/Ant/N-1)
20/10/2018 07:55
Pemkot Surabaya Punya Strategi Hadapi Hoaks
(ilustrasi)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur, mempunyai beberapa strategi untuk menangkal adanya kabar bohong atau berita hoaks yang menyebar di kalangan masyarakat di 'Kota Pahlawan' itu. Pendekatan kepada masyarakat secara proaktif dan reaktif ialah kuncinya.

Menurut Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, Sri Puri Suryandari, kemarin, untuk menangkal hoaks dilakukan dari sisi pemerintahan dan dari masyarakat. "Kami melakukan pendekatan langsung ke masyarakat dengan bantuan organisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM)," katanya.

Dijelaskan, jika ada isu atau kabar yang ramai dibicarakan masyarakat, biasanya KIM langsung membantu mencari kebenaran dan menyebarkan informasi tersebut. Diskominfo juga punya strategi khusus dalam menangkal beredarnya kabar hoaks melalui laman http://www.surabaya.go.id dan media sosial berupa Sapawarga di Facebook dan Twitter. "Sapawarga bekerja sama dengan Bagian Humas (Bangga Surabaya). Kami menyampaikan ke masyarakat jika ada berita-berita yang tidak benar," kata Sri.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPB Linmas Kota Surabaya, Hendry Simanjuntak, menambahkan selama ini jika ada isu yang ramai diperbincangkan masyarakat, baik melalui media sosial maupun aplikasi messenger, pihaknya langsung melakukan check and recheck kebenaran berita tersebut.

Dicontohkan, adanya kabar air kolam renang yang bergerak sendiri di Puslatdiksarmil TNI-AL Juanda Surabaya beberapa waktu lalu langsung direspons dengan mengecek ke lokasi dan berkoordinasi dengan BMKG maupun pengelola kolam renang, untuk memastikan kebenaran berita tersebut.

Isu lain, misal, ramai diperbincangkan masyarakat terkait dengan hasil penelitian dari ITS yang menyatakan adanya dua patahan aktif di Surabaya. Hal itu juga dilakukan check and recheck. "Bahwa memang benar kalau Surabaya dilintasi dua patahan aktif, yakni sesar Waru dan Surabaya," katanya. Setelah itu, pihaknya langsung melakukan sosialisasi mitigasi bencana ke masyarakat dan berharap tidak ada keresahan adanya informasi itu.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya