Setahun Menghilang, Nenek Titing Ditemukan Tinggal Kerangka di Tengah Hutan

Depi Gunawan
17/10/2018 17:40
Setahun Menghilang, Nenek Titing Ditemukan Tinggal Kerangka di Tengah Hutan
(MI/Depi Gunawan)

SESOSOK kerangka manusia ditemukan warga saat sedang mencari jamur di tengah hutan Gunung Lingkung, Desa Cibeusi, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Diduga kuat, kerangka tersebut milik Raden Siti Widianingsih alias nenek Titing yang dilaporkan tersesat pada 31 Oktober 2017 saat gerak jalan bersama puluhan warga Desa Cikole. Pasalnya, di sekitar lokasi penemuan kerangka ditemukan KTP atas nama dirinya.

Kerangka tersebut pertama kali ditemukan oleh Daib, 60, seorang petani asal Desa Cibeusi yang melihat benda mencurigakan di lembah hutan pada Selasa (16/10) sekitar jam 9.00 WIB. Setelah didekati, ternyata yang ditemukan adalah tengkorak dan ceceran tulang manusia.
Daib lalu memberitahukan penemuan kerangka tersebut kepada temannya, Karmo, 50.

"Setelah itu, saya dan Karmo melaporkan temuan kerangka itu kepada aparat pemerintah desa," kata Daib di Bumi Perkemahan Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (17/10).

Pada mulanya, Daib bersama warga akan langsung mengevakuasi kerangka korban, tapi karena lokasinya sangat berbahaya, evakuasi yang dilakukan petugas gabungan dari Sar Brimob Polda Jabar, anggota TNI/Polri, relawan, dan puluhan warga baru dilakukan Rabu pagi.

"Saya sudah tahu itu kerangka Titing, karena setelah dikabarkan hilang, saya ikut bantu mencarinya ke sekitar lokasi," tuturnya.

Deden Rohmat, 35, cucu Titing, yang ikut serta mengevakuasi korban sangat yakin kerangka mayat tersebut milik neneknya yang hilang setahun lalu.

"Iya, kami yakin itu adalah kerangka nenek Titing," kata Deden.

Deden mengatakan, Titing ditemukan di antara lembah dan bukit. Ketika pencarian setahun lalu, tidak ada petugas yang bisa menyisir karena sulitnya menjangkau medan lokasi.

"Pakaian korban masih lengkap, tapi tulang belulangnya sudah berceceran, yang membuat kami yakin itu adalah kerangka Titing karena ditemukan KTP dan tas milik nenek Titing," bebernya.

Setelah berhasil mengevakuasi korban dari tengah hutan, petugas lalu membawanya ke posko pencarian di Bumi Perkemahan Cikole. Kerangka Titing lalu diserahterimakan kepada pihak keluarga di kantor Polsek Jalancagak Subang. Rencananya, mayat Titing akan langsung dimakamkan di sekitar kediamannya di Cikole, Lembang.

Diberitakan sebelumnya, Raden Siti Widianingsih dilaporkan terserat lantaran terpisah dari rombongan saat gerak jalan dari bumi perkemahan Cikole pada Selasa, 31 Oktober 2017. Tim gabungan dan relawan yang disebar ke berbagai lokasi tidak berhasil menemukan nenek yang berusia 75 tahun itu. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya