Korban Gempa dan Tsunami Masih Dirawat di Rumah Sakit Darurat

M. Taufan SP Bustan
09/10/2018 20:24
Korban Gempa dan Tsunami Masih Dirawat di Rumah Sakit Darurat
(M Taufan SP Bustan )

SEJUMLAH korban selamat dan mengalami luka pascagempa dan tsunami masih menjalani perawatan di rumah sakit darurat yang dibangun tim relawan di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (9/10). Terdapat ratusan warga dari beberapa wilayah di Palu yang menjadi korban terdata di rumah sakit itu.

Tidak hanya korban luka ringan, korban luka berat pun dirawat di rumah sakit yang terletak di Jalan Kangkung, Kelurahan Donggala Kodi, Kecamatan Ulujadi tersebut.

Masriadi, 58, warga Kelurahan Silae mengaku, sudah 9 hari menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.Ia merupakan salah satu pasien yang paling lama karena mengalami luka yang cukup berat.“Saya mungkin yang paling parah karena kaki kanan saya harus diamputasi,” terangnya.

Menurut Masriadi, kaki kanannya terpaksa harus diamputasi karena mengalami luka yang cukup parah pasca diseret tsunami setinggi lima meter dan terbentur di reruntuhan bangunan.“Saya sempat dibawa ombak terus terbentur di salah satu bangunan yang sudah hancur. Untung saja saya masih bisa selamat,” imbuhnya.

Warga lainnya, Nur Hayati ,56, menambahkan, karena mengalami luka dibagian perut dan punggungnya ia harus masih bertahan cukup lama di rumah sakit. “Kata dokter masih harus bertahan. Saya mengikut saja karena untuk kesehatan. Syukur di rumah sakit ini pelayanannya baik dan semuanya gratis,” tandasnya. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya