Waspadai Awan Panas Soputan

(Cah/Ind/VL/N-2)
04/10/2018 01:30
Waspadai Awan Panas Soputan
(ANTARA FOTO/Adwit B Pramono)

GUNUNG Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara, meletus, kemarin, pukul 08.47 Wita. Pos Pengamatan Gunung Soputan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi kolom abu vulkanik teramati sekitar 4.000 meter di atas puncak kawah atau 5.809 meter di atas permukaan laut.

“Kolom abu dengan tekanan kuat teramati berwarna kelabu hingga cokelat dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 39 mm dan durasi sekitar 6 menit,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan resminya.

Menurut dia, hujan abu vulkanik diperkirakan jatuh di barat laut Gunung Soputan. Kendati erupsi, Bandara Internasional Sam Ratulangi di Kota Manado tetap beroperasi normal.

Posisi bandara berada di tenggara dari Gunung Soputan. “BPBD masih melakukan pemantauan. Belum ada laporan dampak letusan Gunung Soputan. Namun, BPBD telah membagikan masker kepada masyarakat,” katanya.

Saat ini Gunung Soputan berada pada status level III (siaga). Masyarakat disarankan tidak boleh beraktivitas di seluruh area dengan radius 4 kilometer dari puncak Gunung Soputan dan di dalam areal perluasan sektoral ke arah barat daya sejauh 6,5 km dari puncak. Daerah itu merupakan bukan kawah sehingga harus dihindari agar tidak terkena ancaman guguran lava maupun awan panas.

Untuk menghindari potensi ancaman guguran lava maupun awan panas, Sutopo meminta masyarakat di sekitar Gunung Soputan agar menyiapkan masker guna mengantisipasi potensi bahaya.

Hal lain yang perlu diwaspadai ialah potensi ancaman aliran lahar yang terjadi setelah erupsi. Terutama material erupsi yang terbawa air seperti sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng Gunung Soputan, di antaranya Sungai Ranowangko, Sungai Lawian, Sungai Popang, dan Londola Kelewahu. “Masyarakat diimbau untuk tetap tenang. Ikuti semua rekomendasi PVMBG,” tuturnya.

Menurut Sutopo masyarakat belum perlu mengungsi karena masih aman. (Cah/Ind/VL/N-2)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya