Taman Gesang, Riwayatmu Kini...

Ferdinand
28/9/2018 17:17
Taman Gesang, Riwayatmu Kini...
(ANTARA)

RIWAYAT Taman Gesang yang terletak di tepian Sungai Bengawan Solo di Kawasan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Kota Surakarta, Jawa Tengah berakhir.

Lahan bekas taman yang dibangun sebagai penghargaan kepada maestro keroncong Gesang Martohartono itu akan digunakan untuk membangun Bengawan Solo Park

Taman Gesang awalnya dibangun dengan biaya dari perhimpunan masyarakat Jepang penggemar lagu Bengawan Solo. Taman dengan gapura bergaya Jepang itu dimaksudkan sebagai sebagai panggung pertunjukan musik keroncong.

Namun, sejak beberapa tahun terakhir, taman itu tidak lagi digunakan. Bangunan panggung musik dan tribun rusak parah, hanya menyisakan tersisa tiang beton dan tempat duduk penonton.

Sehingga, Perusahaan Daerah (Perusda) TSTJ menawarkan lokasi itu kepada investor. Tawaran itu disambut oleh PT Warna Bhuana Indonesia (WBI).

Direktur Utama WBI Herman Adriyanto, Jumat (28/9) mengatakan, lahan Taman Gesang dan sekitarnya akan digunakan untuk membangun zona community park, zona creative life style, zona e-sport, dan zona walking museum.

"Total investasinya Rp22 miliar dan akan dibangun secara bertahap," kata Herman.

Melalui Bengawan Solo Park, PT WBI ingin mengembangkan TSTJ sebagai objek wisata baru. Dia optimistis upaya ini bisa berhasil, karena potensi yang ada sangat besar.

Gesang Martohartono (1917-2010) adalah penyanyi dan pencipta lagu asal Indonesia. Dia terkenal dengan lagu ciptaannya, Bengawan Solo. (A-1)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya