Ini Tanggapan PVMBG terkait Gempa Bumi di Tambrauw

Micom
26/9/2018 20:55
Ini Tanggapan PVMBG terkait Gempa Bumi di Tambrauw
(Thinkstock)

PUSAT Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral merilis tanggapan terjadinya gempa bumi di tenggara Tambrauw, Papua Barat, berdasarkan informasi yang diperoleh dari BMKG, GFZ Jerman, USGS, dan Analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Rabu (26/9).

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi terjadi pada Rabu, 26 September 2018 pukul 16.27.45 WIB. Pusat gempa bumi berada pada koordinat 0,91°LS dan 133,01°BT, dengan magnitudo 5,4 skala Richter pada kedalaman 20 kilometer, berada pada jarak 69 km Tenggara Tambrauw, Papua Barat.

Adapun menurut Pusat Penelitian Geosains (GFZ) Jerman, pusat gempa bumi berada pada koordinat 0,69°LS dan 133,02°BT, dengan magnitudo M 5,3 pada kedalaman 10 km, Sedangkan, Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melansir, pusat gempa bumi berada pada koordinat 0,737°LS dan 133,329°BT, dengan magnitudo M 5,0 pada kedalaman 22,5 km.

"Wilayah yang terletak dekat dengan pusat gempa bumi pada umumnya disusun oleh batuan metamorf berumur pra tersier, batuan sedimen berumur tersier, dan batuan berumur kuarter. Wilayah yang tersusun oleh batuan kuarter pada umumnya terletak di kawasan pantai berupa endapan pantai dan aluvial. Batuan berumur pra tersier dan tersier yang telah mengalami pelapukan dan batuan berumur kuarter pada umumnya bersifat lepas, lunak, belum padu (unconsolidated) dan memperkuat efek getaran gempa bumi sehingga rentan terhadap guncangan gempa bumi," demikian rilis PVMBG, Rabu malam.

Ditambahkan, gempa bumi ini diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas Sesar Sorong, sesar aktif yang membentang mulai dari Kepala Burung menerus ke wilayah Provinsi Maluku hingga ke lengan timur Pulau Sulawesi.

"Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang diakibatkan oleh gempa bumi tersebut.
 Gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena pusat gempa bumi berada di darat," lanjutnya.

PVMBG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat.

"Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan yang diharapkan lebih kecil energinya." (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya