Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH daerah harus memperpanjang masa imunisasi campak atau measles rubella (MR) karena targetnya belum tercapai. Seperti di Sulawesi Selatan, capaian vaksinasi MR masih sekitar 40%. Alasannya, dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, 10 kabupaten masuk kategori rendah vaksinasi MR.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Bachtiar Baso, mengatakan dari 10 kabupaten itu, satu di antaranya Kabupaten Barru hanya mencapai 15% capaian vaksin MR, sedangkan sembilan kabupaten lainnya, yakni Gowa (29,3%), Palopo (33,7), Maros (33,8%),Sinjai (33,3%), Parepare (28,9%), Bulukumba (42,2%), Enkrang (50,2%), Selayar (51,4%), dan Kota Makassar (45,0%).
“Jadi dalam sosialisasi ulang, kita akan melibatkan sebagian besar ulama-ulama dari pondok pesatren dan ulama senior dan lainnya untuk membantu kita bagaimana memberikan proses pemahaman kepada masyarakat supaya proses vaksin ini bisa berjalan maksimal,” terang Baso, Rabu (26/9).
Rendahnya target pencapaian imunisasi MR juga terjadi di Kota Palembang, Sumatra Selatan. Dinas Kesehatan Kota Palembang masih terus meningkatkan sosialisasi pentingnya vaksin tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Letizia, mengatakan saat ini baru 30% dari 400 ribu anak di Kota Palembang yang sudah divaksin.
“Padahal, fatwa Majelis Ulama Indonesia memperbolehkan anak diimunisasi MR. Memang sejak ada fatwa terjadi peningkatan, namun tidak maksimal. Oleh karena itu, sosialisasi terus dilakukan agar masyarakat memahami pentingnya imunisasi MR,” kata Letizia.
Hal serupa juga terjadi di Kabupaten Lahat. Saat ini pencapaian vaksin MT mencapai 24%. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, Rasyidi Amri, mengatakan vaksinasi sempat dihentikan karena warga menolak. Kini pihaknya masih menunggu instruksi dari Kementerian Kesehatan. “Kita masih menunggu instruksi dari Kementerian Kesehatan. Kami belum akan melanjutkan imunisasi bila belum ada instruksi,” kata Rasyidi.
Masih terkait dengan vaksinasi MR, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan, optimistis capaian imunisasi MR akan melebihi target 95% hingga akhir September. Saat ini capaian imunisasi MR di Bangka Belitung sudah mencapai 42%, dengan melibatkan Majelis Ulama Indonesia, tokoh masyarakat, pemuda, guru, dan enam bupati serta wali kota.
“Keberhasilannya harus di atas 95% agar tidak terkena wabah,” kata Erzaldi di sela-sela menyaksikan imunisasi MR di SDN 21 Pangkalpinang, kemarin. (LN/DW/RF/RK/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved