Gedung Baru Puskesmas di Manggarai Diduga Dikerjakan Asal Jadi

Yohanes Manasye
22/9/2018 20:54
Gedung Baru Puskesmas di Manggarai Diduga Dikerjakan Asal Jadi
(MetroTV/Yohanes M)

GEDUNG baru Puskesmas Wae Kajong, Desa Kajong, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, belum berusia setahun. Namun, proyek yang didanai DAK Afirmasi 2017 senilai Rp1,3 miliar itu terlihat janggal.

Diduga bangunan tersebut dikerjakan asal jadi. Ada beberapa item yang terlihat jelas. Antara lain jendela dan ventilasi bagian depan gedung yang tidak menggunakan pelindung sehingga langsung terkena air saat diterpa hujan.

Beberapa bagian tembok dinding bergelombang dan tidak diplester. Ditemukan pula banyak bagian tembok yang retak-retak.

Lantai teras terlihat kasar dengan saluran drainase terbuka yang bergelombang. Pipa pembuangan air tidak terpasang dengan kuat sehingga beberapa bagian sudah terlepas dari sambungannya.

Selain itu, beberapa bagian bangunan yang terbuat dari material kayu terlihat menyusut. Daun pintu dan daun jendela terlihat longgar sehingga tak lagi sesuai ukuran kusen.

Kepala Puskesmas Yosef Centis yang diwawancarai Kamis (20/9) enggan berkomentar terkait kondisi bangunan tersebut.

"Seperti yang bapak lihat sendiri. Begini lah kondisi gedung baru Puskesmas ini," ujarnya.

Ia mengatakan, pihak Puskesmas hanya menjadi pengguna fasilitas tersebut. Apa pun kondisi fasilitas tersebut, ia dan stafnya harus merasa nyaman sehingga bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

"Kami ini hanya pengguna. Meskipun kondisi bangunan seperti yang bapak saksikan ini, kami harus merasa nyaman bekerja agar masyarakat sekitar bisa dilayani dengan baik," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, dokter Weng Yulianus yang dihubungi Sabtu (22/9) mengatakan proyek tersebut sedang dalam masa pemeliharaan.

Ia berjanji akan menugaskan PPK, Konsultan Pengawas, dan kontraktor untuk melihat gedung tersebut dan memperbaikinya.

"Ini masih dalam masa pemeliharaan. Senin saya tugaskan PPK, konsultan pengawas, dan kontraktornya untuk sama-sama turun ke Kajong. Periksa sama-sama lalu perbaiki," katanya. (MetroTV/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya